Sejarah Hari Buruh Internasional, dari Tagedi Amerika Serikat hingga Menjadi Libur Nasional di Indonesia

Senin, 01 Mei 2023 - 17:04 WIB
loading...
Sejarah Hari Buruh Internasional,...
Hari Buruh Internasional yang diperingati setiap 1 Mei identik dengan aksi demontrasi para buruh yang menuntut kesejahteraan hidup. Foto DOK SINDOnews
A A A
JAKARTA - Hari Buruh Internasional yang diperingati setiap 1 Mei identik dengan aksi demontrasi para buruh yang menuntut kesejahteraan hidup. Hari yang biasa disebut May Day ini diperingati untuk menghormati perjuangan para pekerja dalam mendapatkan hak-hak yang adil dan perlindungan kerja yang layak.

Rupanya Hari Buruh ini memiliki sejarah cukup kelam, yang berkaitan dengan tragedi di Amerika Serikat pada tahun 1886 silam.

Baca juga: Sejarah Terciptanya Hari Buruh Internasional

Sejarah Hari Buruh Internasional

Hari Buruh lahir dari gerakan para pekerja di Amerika Serikat di tahun 1886. Dilansir dari npr, pada saat saat sistem kapitalis memperoleh pijakan di era industri Amerika, kondisi kelas pekerja semakin memburuk.

Para pekerja ini meminta jam kerja dikurangi menjadi 8 jam kala itu, yang sebelumnya 16 jam. Gerakan ini dipelopori oleh Knights of Labor, Federation of Organized Trades and Labor Unions, dan International Workingmen's Association.

Beberapa wilayah di Amerika Serikat seperti di Chicago, Boston, dan New York kala itu mulai melakukan aksi mogok kerja.

Sampai pada puncaknya tanggal 3 Mei 1886 di Chicago, aksi demonstrasi yang mereka lakukan berujung bentrok dengan para petugas keamanan. Peristiwa ini dikenal dengan nama Tragedi Haymarket.

Tragedi tersebut menewaskan tujuh petugas keamanan dan empat demonstran. Tidak sampai disitu, para aktivis yang disinyalir menyuarakan hak-hak pekerja juga mulai ditangkap dan dipenjara.

Untuk menghormati para pekerja Chicago, Konferensi Sosialis Internasional pada tahun 1889 menyebut May Day sebagai hari libur buruh, melahirkan apa yang sekarang disebut oleh banyak negara sebagai Hari Buruh Internasional, terutama di beberapa negara Komunis.

Karena sikap Amerika yang anti Komunis ketika Perang Dingin berlangsung, membuat AS dan Kanada merayakan Hari Buruh pada hari Senin pertama di bulan September.

Baca juga: Peringatan Hari Buruh, Maju Terus Pekerja Indonesia

Sejarah Hari Buruh di Indonesia

Sejarah Hari Buruh di Indonesia sendiri diketahui telah dimulai ketika masih ada dalam jajahan Belanda.

Kala itu masyarakat melakukan demonstrasi lantaran kondisi kerja yang tidak manusiawi, upah rendah, dan tidak adanya jaminan kesehatan.

Perayaan Hari Buruh kembali terjadi ketika masa reformasi, dengan menuntut kesejahteraan hingga penghapusan sistem alih daya.

Akhirnya, Presiden BJ Habibie melakukan ratifikasi konvensi ILO Nomor 81 tentang kebebasan berserikat buruh.

Peristiwa bersejarah hadir pada tanggal 1 Mei 2013, ketika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menetapkan Hari Buruh sebagai hari libur nasional.
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Thucydides Trap: Antinomi...
Thucydides Trap: Antinomi China dan Amerika
Peristiwa Bersejarah...
Peristiwa Bersejarah 21 Mei 1998, BJ Habibie Ucapkan Sumpah Jabatan Presiden di Istana Merdeka
Peristiwa Bersejarah...
Peristiwa Bersejarah 21 Mei 1998, Soeharto Berhenti dari Jabatan Presiden
Menhan Ungkap Asal Muasal...
Menhan Ungkap Asal Muasal Amerika Serikat Ajukan Overflight Access ke Indonesia
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Rekomendasi
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Jadwal Piala Dunia 2026:...
Jadwal Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao, Belanda Ditantang Jepang
Berita Terkini
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
Infografis
DeepSeek AI China Diblokir...
DeepSeek AI China Diblokir di Amerika Serikat, Italia, Australia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved