Profil Thomas Djamaluddin, Profesor BRIN yang sebut Muhammadiyah Tidak taat Pemerintah
Kamis, 27 April 2023 - 17:20 WIB
loading...
A
A
A
Usai lulus SMA, Thomas melanjutkan pendidikannya di Institut Teknologi Bandung, mengambil jurusan Astronomi, hingga lulus pada 1986.
Setelah itu, Thomas sempat bekerja di LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) Bandung menjadi peneliti antariksa.
Seetelah itu, Thomas mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan di luar negeri, tepatnya di Kyoto University pada 1988. Usai mendapat gelar S2 Astronomi di tahun 1991, dia kembali melanjutkan pendidikan di universitas yang sama untuk mendapat gelar doktornya pada 1994.
Semasa studi di Jepang Thomas Djamaluddin pernah mengembangkan aplikasi falak dalam bidang hisab rukyat. Atas permintaan teman-teman mahasiswa muslim di Jepang dibuatlah program jadwal sholat, arah kiblat, dan konversi kalender.
Lulus dari Kyoto University, karier Thomas Djamaluddin mulai menanjak. Dia sempat ditunjuk sebagai Kepala Unit Komputer Induk (Eselon IV) di LAPAN tahun 1999.
Setelah itu, Thomas sempat bekerja di LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) Bandung menjadi peneliti antariksa.
Seetelah itu, Thomas mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan di luar negeri, tepatnya di Kyoto University pada 1988. Usai mendapat gelar S2 Astronomi di tahun 1991, dia kembali melanjutkan pendidikan di universitas yang sama untuk mendapat gelar doktornya pada 1994.
Semasa studi di Jepang Thomas Djamaluddin pernah mengembangkan aplikasi falak dalam bidang hisab rukyat. Atas permintaan teman-teman mahasiswa muslim di Jepang dibuatlah program jadwal sholat, arah kiblat, dan konversi kalender.
Lulus dari Kyoto University, karier Thomas Djamaluddin mulai menanjak. Dia sempat ditunjuk sebagai Kepala Unit Komputer Induk (Eselon IV) di LAPAN tahun 1999.
Lihat Juga :