Sandi Uno Hengkang dari Partai Gerindra, Ahmad Muzani: Sepertinya Tergoda Survei

Senin, 24 April 2023 - 21:51 WIB
loading...
Sandi Uno Hengkang dari...
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Ahmad Muzani. Foto/Irfan Maulana
A A A
TANGERANG - Keputusan Sandiaga Salahuddin Uno hengkang dari Partai Gerindra ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP) diduga karena tergoda dengan survei politik jelang Pilpres 2024 . Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Ahmad Muzani.

"Sepertinya dia tergoda oleh survei, tergoda oleh konten atau hasrat dan keinginan politiknya," ucap Muzani di rumahnya, kawasan Islamic Village, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (24/4/2023).

Diketahui, dalam survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang digelar pada 31 Maret sampai 4 April 2023, Sandi Uno berada di urutan kedua dalam simulasi delapan nama Bakal Calon Wakil Presiden (Bacawapres) 2024.

Secara berurutan, Ridwan Kamil (19,6%), Sandiaga Uno (18,9%), Erick Thohir (13%), Agus Harimurti Yudhoyono (9,1%), Khofifah Indar Parawansa (6,2%), Puan Maharani (5,4%), Airlangga Hartarto (2,7%), Muhaimin Iskandar (1,9%), dan tidak menjawab (23,1%).

Baca Juga: Sekjen Gerindra Muzani Kecewa Sandiaga Uno Hengkang

"Saya tidak tahu apa yang jadi harapan dan agendanya ( Sandi Uno ). Kemudian dia berpamit meninggalkan kita (Partai Gerindra) untuk loncat ke partai lain. Mungkin itu cara dia untuk mendapat posisi-posisi politik, loncat dari satu partai ke partai lain, nanti pindah ke partai lain, ya saya tidak tahu," kata Muzani.

Muzani lantas menceritakan rekam jejak Sandi Uno. Katanya, Sandi masuk ke Partai Gerindra pada 2014. Lalu di 2016, Sandi diusung Partai Gerindra menjadi Calon Gubernur DKI Jakarta sebelum akhirnya menjadi Calon Wakil Gubernur mendampingi Anies Baswedan.

"Waktu itu dia (Sandi Uno) bukan orang yang terkenal. Sebagai pengusaha iya, tapi sebagai newcomers (pendatang baru) di bidang politik, belum. Pak Prabowo yang menggadang-gadang dia untuk jadi gubernur DKI lawan Pak Ahok," ungkap Muzani.

"2017 terpilih jadi Wagub (Wakil Gubernur) DKI bersama Pak Anies atas perjuangan seluruh kader Gerindra, rakyat Jakarta, tentu juga bersama rekomendasi Pak Prabowo," tambahnya.

Kemudian, pada 2019 Sandi Uno dipercaya menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) mendampingi Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto menjadi Calon Presiden (Capres).

"Dari sisi ini sebenernya ini posisi politik yang sangat cepat dibanding kader Gerindra lain. Setelah itu 2019 dampingi Pak Prabowo tidak sampai terpilih, dan 1,5 tahun kemudian jadi Menparekraf (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) sampai sekarang," jelasnya.

Namun, kata Muzani, tak disangka, ketika posisi yang saat ini sudah bagus dengan reputasi dan kepopuleran yang mentereng, Sandi memutuskan hengkang dari Partai yang sudah membesarkannya. "Cuma ya sikap yang seperti itu bukan sebuah posisi yang bisa jadi contoh bagi kader Gerindra. Kader Gerindra dengan ini makin membulatkan kita semua untuk meyakinkan bahwa Prabowo Subianto harus terpilih," katanya.

https://www.youtube.com/shorts/k9v8v8K1uxQ

Muzani mengatakan, pada proses ini ternyata pihaknya mendapatkan tantangan dan rongrongan bukan hanya dari luar, namun juga dari dalam. "Dan kami makin solid, makin yakin, soliditas Partai Gerindra tidak akan tergoyahkan dari posisi ini."

Diketahui, Sandi Uno resmi pamit dari Partai Gerindra setelah menyerahkan sepucuk surat yang ditujukan kepada Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto melalui Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. "Intinya mohon pamit," kata Sandiaga Uno seusai berbincang tertutup bersama Dasco di Jalan Denpasar, Kuningan, Jakarta, Minggu (23/4/2023).

Sandi mengatakan bahwa isi surat tersebut merupakan surat tertutup. Meski telah keluar dari Gerindra, Sandi menyatakan akan terus meneladani perjuangan Prabowo Subianto.

https://www.youtube.com/shorts/IBsKxMQbKes

"Tentu semua harus ada mekanisme, administrasi, etika, hormat kepada yang saya teladani Pak Prabowo. Beliau negarawan dan saya berjuang bersama Pak Prabowo dan apa yang saya rasakan saya tuangkan di surat itu, dan saya sampaikan ke Pak Dasco," kata Sandi.

Dikabarkan, Sandi akan berlabuh ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Ketua DPP PPP Achmad Baidowi pun memberi sinyal kedatangan Sandi. Kendati begitu, kata Baidowi, belum ada keputusan resmi. Rencananya, soal Sandi akan dibahas pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) PPP di Yogyakarta, Selasa (25/4/2023).
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerindra: Diplomasi...
Gerindra: Diplomasi Aktif Prabowo Perkuat Posisi Indonesia di Panggung Global
Habiburokhman Kritik...
Habiburokhman Kritik Dino Patti Djalal: Sok Paling Kemlu Sendiri Sedunia
Refleksi 109 Tahun,...
Refleksi 109 Tahun, Generasi Muda Diminta Telaah Gagasan Prof. Soemitro Djojohadikusumo
Gerindra Sebut Bantuan...
Gerindra Sebut Bantuan 1.098 Sapi Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah, Pernah Dilakukan pada Era Jokowi
Gerindra Harap Lawatan...
Gerindra Harap Lawatan Prabowo ke Prancis Tak Dipolitisasi
Program Desa EMAS Sandi...
Program Desa EMAS Sandi Uno Ekspor Kopi ke Malaysia
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Disanksi Imbas Merokok...
Disanksi Imbas Merokok dan Main Gim saat Rapat, Anggota DPRD Jember: Saya Menyesal, Mohon Maaf
Ketua DPRD Kepri Naik...
Ketua DPRD Kepri Naik Moge Tanpa Helm dan SIM, Majelis Kehormatan Gerindra Beri Teguran Tertulis
Rekomendasi
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Berita Terkini
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Yusril Prihatin Mahasiswa...
Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Demo: Perjuangan Harus Murni dan Berintegritas
Ketua BEM FH Abdimaludin...
Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh Polisi
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Kejagung Tolak Permohonan...
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Terkait Kasus Korupsi MBG
Pembangunan Tanpa Ekologi:...
Pembangunan Tanpa Ekologi: Keteledoran yang Harus Dibayar Mahal
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved