Sekjen Gerindra Muzani Kecewa Sandiaga Uno Hengkang
Senin, 24 April 2023 - 17:24 WIB
loading...
A
A
A
Muzani mengungkapkan bahwa Sandi bergabung dengan Gerindra pada 2014. Selanjutnya pada 2016, Sandi sempat diusung Partai Gerindra menjadi Calon Gubernur DKI Jakarta sebelum akhirnya menjadi Calon Wakil Gubernur mendampingi Anies Baswedan.
"Waktu itu dia (Sandiaga Uno) bukan orang yang terkenal. Sebagai pengusaha iya, tapi sebagai newcomers (pendatang baru) di bidang politik, belum. Pak Prabowo yang menggadang-gadang dia untuk jadi Gubernur DKI lawan Pak Ahok," ungkap Ahmad.
Kemudian, kata dia, Sandi terpilih menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta pendamping Anies pada Pilgub DKI 2017. Dia mengatakan, terpilihnya Sandi di kursi DKI-2 itu berkat perjuangan semua kader Gerindra dan masyarakat Jakarta atas rekomendasi Prabowo Subianto.
Dia melanjutkan, Sandi dipercaya menjadi calon wakil presiden pendamping Prabowo pada Pilpres 2019. "Dari sisi ini sebenarnya ini posisi politik yang sangat cepat dibanding kader Gerindra lain. Setelah itu, 2019 dampingi Pak Prabowo tidak sampai terpilih, dan 1,5 tahun kemudian jadi Menparekraf sampai sekarang," jelasnya.
Namun, Muzani tak menyangka ketika posisi yang saat ini sudah bagus dengan reputasi dan kepopuleran yang mentereng, Sandi memutuskan hengkang dari Gerindra. "Cuma ya sikap yang seperti itu bukan sebuah posisi yang bisa jadi contoh bagi kader Gerindra dan kader Gerindra dengan ini makin membulatkan kita semua untuk meyakinkan bahwa Prabowo Subianto harus terpilih," katanya.
"Waktu itu dia (Sandiaga Uno) bukan orang yang terkenal. Sebagai pengusaha iya, tapi sebagai newcomers (pendatang baru) di bidang politik, belum. Pak Prabowo yang menggadang-gadang dia untuk jadi Gubernur DKI lawan Pak Ahok," ungkap Ahmad.
Kemudian, kata dia, Sandi terpilih menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta pendamping Anies pada Pilgub DKI 2017. Dia mengatakan, terpilihnya Sandi di kursi DKI-2 itu berkat perjuangan semua kader Gerindra dan masyarakat Jakarta atas rekomendasi Prabowo Subianto.
Dia melanjutkan, Sandi dipercaya menjadi calon wakil presiden pendamping Prabowo pada Pilpres 2019. "Dari sisi ini sebenarnya ini posisi politik yang sangat cepat dibanding kader Gerindra lain. Setelah itu, 2019 dampingi Pak Prabowo tidak sampai terpilih, dan 1,5 tahun kemudian jadi Menparekraf sampai sekarang," jelasnya.
Namun, Muzani tak menyangka ketika posisi yang saat ini sudah bagus dengan reputasi dan kepopuleran yang mentereng, Sandi memutuskan hengkang dari Gerindra. "Cuma ya sikap yang seperti itu bukan sebuah posisi yang bisa jadi contoh bagi kader Gerindra dan kader Gerindra dengan ini makin membulatkan kita semua untuk meyakinkan bahwa Prabowo Subianto harus terpilih," katanya.
Lihat Juga :