Pesan Ketum Partai Ummat dalam Momentum Idulfitri 2023
Sabtu, 22 April 2023 - 03:10 WIB
loading...
Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi mengajak umat Islam di Indonesia menjadikan momentum Idulfitri 1444 Hijriah sebagai bagian dari upaya menghargai persatuan dan meningkatkan solidaritas sosial sebagai bangsa. FOTO/TANGKAPAN LAYAR
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi mengajak umat Islam di Indonesia menjadikan momentum Idulfitri 1444 Hijriah sebagai bagian dari upaya menghargai persatuan dan meningkatkan solidaritas sosial sebagai bangsa. Ridho mengatakan, Idulfitri bisa menjadi evaluasi bagi upaya mendorong keadilan dan memajukan kesejahteraan sosial di Indonesia yang selalu menjadi harapan seluruh rakyat.
Dia mengingatkan keadilan dan kesejahteraan masih menjadi angan-angan rakyat di tengah masalah-masalah ekonomi yang masih sangat krusial. Dia menyampaikan kepada umat Islam di Indonesia bahwa Idulfitri juga memberikan satu pesan moral untuk saling bahu-membahu memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan kepekaan sosial dan kesalehan sosial.
"Bangsa ini memerlukan satu dukungan yang kuat bagi terselenggaranya dan tercapainya kesejahteraan masyarakat," kata Ridho dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/4/2023).
Baca juga: Doa Malam Idulfitri, Waktu Mustajab untuk Bermunajat
Maka itu, kata dia, Idulfitri juga harus dimaknai sebagai bagian dari upaya kebangsaan di tengah perbedaan-perbedaan yang sering muncul di masyarakat. Menurutnya, perbedaan-perbedaan pilihan politik dan pandangan berbangsa dan bernegara haruslah dijadikan sebagai sebuah solusi dalam mengatasi berbagai persoalan kebangsaan.
"Tentu kita butuhkan keadilan ekonomi, akses di bidang pendidikan, keadilan ekonomi dalam berusaha, dan juga keadilan ekonomi dalam pendapatan dan kesejahteraan masyarakat," tuturnya.
Dia menambahkan, yang lebih penting juga dibutuhkan satu keadilan pembangunan antarwilayah dan antarsektor. "Melalui pesan-pesan ini kita jadikan Idulfitri sebagai tonggak atau momen bahwa kita kembali kepada kesucian, kita kembali pada hakikat kemanusiaan. Karena itu kita jangan saling menista dan mencederai satu sama lainnya," katanya.
Dia mengingatkan keadilan dan kesejahteraan masih menjadi angan-angan rakyat di tengah masalah-masalah ekonomi yang masih sangat krusial. Dia menyampaikan kepada umat Islam di Indonesia bahwa Idulfitri juga memberikan satu pesan moral untuk saling bahu-membahu memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan kepekaan sosial dan kesalehan sosial.
"Bangsa ini memerlukan satu dukungan yang kuat bagi terselenggaranya dan tercapainya kesejahteraan masyarakat," kata Ridho dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/4/2023).
Baca juga: Doa Malam Idulfitri, Waktu Mustajab untuk Bermunajat
Maka itu, kata dia, Idulfitri juga harus dimaknai sebagai bagian dari upaya kebangsaan di tengah perbedaan-perbedaan yang sering muncul di masyarakat. Menurutnya, perbedaan-perbedaan pilihan politik dan pandangan berbangsa dan bernegara haruslah dijadikan sebagai sebuah solusi dalam mengatasi berbagai persoalan kebangsaan.
"Tentu kita butuhkan keadilan ekonomi, akses di bidang pendidikan, keadilan ekonomi dalam berusaha, dan juga keadilan ekonomi dalam pendapatan dan kesejahteraan masyarakat," tuturnya.
Dia menambahkan, yang lebih penting juga dibutuhkan satu keadilan pembangunan antarwilayah dan antarsektor. "Melalui pesan-pesan ini kita jadikan Idulfitri sebagai tonggak atau momen bahwa kita kembali kepada kesucian, kita kembali pada hakikat kemanusiaan. Karena itu kita jangan saling menista dan mencederai satu sama lainnya," katanya.
Lihat Juga :