Guru Besar UII: Pilkada Membuat Fokus Penanganan Covid Daerah Terpecah

Selasa, 21 Juli 2020 - 06:44 WIB
loading...
Guru Besar UII: Pilkada...
Foto: Ilustrasi/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Guru Besar Universitas Islam Indonesia (UII) Prof Ni'matul Huda menilai pelaksanaan Pilkada serentak 2020 menjadi persoalan dalam penanganan Covid-19 . Pasalnya, kontestasi politik itu dapat memecah konsentrasi Pemda dalam penanganan kasus corona.

"Pengambil kebijakan di tingkat lokal bisa terpecah, apalagi kepala daerah jadi incumbent sehingga mengganggu, menurut saya," ujarnya dalam webinar bertajuk Tema Indonesia Melampaui Cina Dalam Kasus Covid-19, Senin (20/7/2020).

Tak hanya itu, komunikasi politik antara wali kota dan gubernur di daerah juga menjadi persoalan. Hal tersebut menyulitkan masyarakat khususnya kampus yang ingin terlibat langsung dalam penanganan Corona. (Baca juga: Masuk Kota Surabaya Wajib Rapid Test, Khofifah: Lihat Saja KMK)

"Kampus yang ada di Surabaya menceritakan sebenarnya kami ingin bantu tapi komunikasi politik elitenya tak harmonis sehingga jadi gangguan. Jadi imbauan tokoh masyarakat untuk hilangkan ego sektroal mari kerjakan sama-sama, ini sudah bagus, masyarakat tinggal mengikuti," jelasnya.

Belum lagi dia mendengar laporan dari Ombudsman dimana dana bantuan Covid-19 tidak digunakam sebagaimana mestinya.

Saat ini, yang dibutuhkan adalah sinergi semua pihak baik masyarakat maupun pemerintah. Dengan begitu penanganan virus bisa dilaksanakan dengan maksimal.

"Jadi kita butuh sinergi antara masyarakat dan pengambilan kebijakan di tingkat daerah, bahkan desa supaya tidak terjadi konflik sosial," ujar Ni'matul. (Baca juga: Bangladesh Setuju Menjadi Tempat Uji Coba Tahap Akhir Vaksin Covid-19 China)
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspadai Lagi Covid-19,...
Waspadai Lagi Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Prokes dan Hidup Sehat
Saran Epidemiolog Cegah...
Saran Epidemiolog Cegah Lonjakan Covid-19 saat Libur Nataru
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Menko Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Panik
Bupati Bengkulu Selatan...
Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Korupsi Dana Covid-19
Presiden Jokowi: Kalau...
Presiden Jokowi: Kalau Sudah Masuk Endemi, Kena Covid-19 Bayar
Kasus Covid-19 di Indonesia...
Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 190, Meninggal 5 Orang
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Rekomendasi
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Berita Terkini
Daftar Lengkap Mutasi...
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Infografis
Indonesia Masuk 5 Besar...
Indonesia Masuk 5 Besar Negara dengan Penurunan Kasus Covid-19 Signifikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved