Buka Keran Investasi, RUU Cipta Kerja Dinilai Bukan Solusi Pendidikan
Selasa, 21 Juli 2020 - 01:30 WIB
loading...
A
A
A
“Ini malah yang diubah undang-undang. Enggak sesuai. Kalau kaitan dengan kemudahan berusaha, kita tidak tahu skala ukuran untuk pendidikan dimana, risiko tinggi atau enggak. Makanya perizinan harus lebih spesifik. Kalau ini tidak diklasifikasi, ini bakal dipukul rata semua maupun formal atau informal,” ungkapnya. (Baca juga: PDIP Copot Rieke untuk Pastikan RUU HIP dan Cipta Kerja Berlanjut)
Ledia kembali mengingatkan mengenai visi pemerintah ‘SDM Unggul Indonesia Maju’. Menurutnya, tidak bisa menyelesaikan pendidikan hanya dari sisi investasi. Dia juga meminta pemerintah tak perlu ikut-ikutan dengan konsep Organisasi Perdagangan Dunia atau WTO.
“Kita ini malah dijadikan pasar global. Makanya, tarik saja semua yang berkaitan dengan konsep pendidikan. Bahkan, pendidikan kedokteran dan rumah sakit pendidikan itu sarat investasi. Jadi lebih baik tarik saja dulu,” tandasnya.
Dia mengingatkan Indonesia tidak terbuai dengan lembaga-lembaga pendidikan dari luar. Sebab, tidak semua lembaga tersebut berkualitas, bahkan ada yang abal-abal.
Ledia kembali mengingatkan mengenai visi pemerintah ‘SDM Unggul Indonesia Maju’. Menurutnya, tidak bisa menyelesaikan pendidikan hanya dari sisi investasi. Dia juga meminta pemerintah tak perlu ikut-ikutan dengan konsep Organisasi Perdagangan Dunia atau WTO.
“Kita ini malah dijadikan pasar global. Makanya, tarik saja semua yang berkaitan dengan konsep pendidikan. Bahkan, pendidikan kedokteran dan rumah sakit pendidikan itu sarat investasi. Jadi lebih baik tarik saja dulu,” tandasnya.
Dia mengingatkan Indonesia tidak terbuai dengan lembaga-lembaga pendidikan dari luar. Sebab, tidak semua lembaga tersebut berkualitas, bahkan ada yang abal-abal.
(jon)
Lihat Juga :