Pemilu 2024 Harus Menjual Ide dan Program, Bukan Kebencian Atas Dasar SARA

Jum'at, 14 April 2023 - 12:10 WIB
loading...
Pemilu 2024 Harus Menjual...
Ketua Centra Initiative dan Anggota Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pemilu Demokratis Al Araf mengatakan bahwa Pemilu 2024 harus menjual ide dan program untuk kemajuan rakyat, bukan menjual kebencian atas dasar suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). F
A A A
JAKARTA - Ketua Centra Initiative dan Anggota Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pemilu Demokratis Al Araf mengatakan bahwa Pemilu 2024 harus menjual ide dan program untuk kemajuan rakyat, bukan menjual kebencian atas dasar suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Menurutnya, politik kebencian atas dasar SARA harus dihindari pada pemilu 2024.

Sebab, kata dia, politik kebencian atas dasar SARA akan menimbulkan polarisasi yang tajam dalam masyarakat sehingga membuka ruang potensi konflik horisontal. Dia juga menekankan bahwa netralitas aparat merupakan sesuatu yang harus dilakukan karena perintah undang-undang.

“Jika terdapat keberpihakan pada satu kandidat dengan dukung mendukung maka itu bentuk pelanggaran hukum dan undang-undang sehingga harus dihukum," katanya dalam acara Deklarasi Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pemilu Demokratis di Jakarta, Kamis (13/4/2023).

Baca juga: Anies Nilai Politik Identitas Tak Terhindarkan, Pengamat: Harus Hindari

Dia menuturkan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan lembaga pengawas lainnya harus serius untuk mengawasi netralitas aparat. Sebab, kata dia di masa Pemilu 2004, 2009, 2014, dan 2019 terdapat kejadian oknum aparat terlibat dalam dukung mendukung salah satu kontestan pemilu.

"Secara politik, tidak ada untungnya prajurit TNI maupun anggota Polri ikut dukung mendukung salah satu kandidat karena nanti kalau kandidatnya kalah jabatan mereka akan dipertaruhkan, sehingga tidak ada untungnya anggota TNI dan Polri ikut dukung mendukung salah satu kandidat karena itu akan melemahkan profesionalisme mereka," tegasnya.

Adapun deklarasi itu diikuti sekitar 44 lembaga. Mereka yang hadir dalam acara itu di antaranya adalah Ghufron Mabruri (Imparsial), Al Araf (Centra Initiative), Wahyudi Djafar (Elsam), Julius Ibrani (PBHI Nasional), M Islah (Walhi Nasional), dan Titi Anggraini (Perludem).
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesta Babi dan Politik...
'Pesta Babi' dan Politik Identitas
Eks Waketum Projo Sebut...
Eks Waketum Projo Sebut Jokowi dan PSI Akan Babak Belur usai Serang JK Pakai Isu SARA
Komisi II DPR Bakal...
Komisi II DPR Bakal Panggil KPU Imbas Penggunaan Jet Pribadi
KPU Tepis Tudingan Roy...
KPU Tepis Tudingan Roy Suryo Selundupkan Aturan Soal Ijazah untuk Loloskan Gibran
Minta Relawan Tak Terpancing...
Minta Relawan Tak Terpancing Isu Negatif, Gibran: Saya Sendiri Saja Tidak Pernah Menanggapi
Jelang Setahun Pemerintahan...
Jelang Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Wapres Temui Relawan Pendukung
Kantor Sekretariat DPD...
Kantor Sekretariat DPD Partai Perindo Puncak Jaya Dibakar, Deiron Kogoya: Pemilukada Sudah Selesai, Pelaku Harus Diusut!
DPW Partai Perindo Jakarta...
DPW Partai Perindo Jakarta Kunjungi KPU DKI Bahas Verifikasi Parpol hingga Dana Bantuan Politik
Terima Audiensi DPW...
Terima Audiensi DPW Perindo, Ketua KPU DKI: Nilai Dana Bantuan Politik Rp7.500 per Satu Suara
Rekomendasi
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Hari Kedua Diserbu Talenta Muda Berprestasi
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Infografis
Pemilu Nasional dan...
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved