Anggota DPR Dorong KBRI Responsif Tangani Masalah WNI di Luar Negeri
Rabu, 12 April 2023 - 04:29 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, kasus seperti Dede dan Ayu cukup banyak dan dari penelusuran di KBRI, Indonesia punya tantangan tersendiri yaitu proses yang lama untuk bisa mendapatkan exit permit dari otoritas Suriah sebagai konsekuensi penerapan sistem kafalah. Hal ini juga dihadapi banyak PMI lainnya yang saat ini ada di shelter KBRI.
Baca juga: Mahfud MD Ajak Perangi Sindikat Perdagangan Orang di Batam
"Kami tetap mendorong agar ada solusi terbaik untuk saudara-saudara PMI kita. Kemenlu kami pantau juga sedang melakukan upaya agar mereka bisa sesegera mungkin dipulangkan," imbuhnya.
Lebih lanjut dia mengatakan bahwa kasus PMI seperti yang dialami Dede dan Ayu hendaknya menjadi pembelajaran bagi WNI yang ingin bekerja di luar negeri supaya memahami betul kesepakatan atau kontrak dengan agen sebelum diberangkatkan. Calon pekerja juga perlu memastikan kepada Disnaker di daerah setempat sebelum memutuskan berangkat.
"Kasus di Suriah misalnya, mereka terikat kontrak kerja sekian tahun dan manakala berhenti di tengah jalan maka harus membayar ganti rugi kepada majikannya. Risiko itu harus dipahami," pungkasnya.
Baca juga: Mahfud MD Ajak Perangi Sindikat Perdagangan Orang di Batam
"Kami tetap mendorong agar ada solusi terbaik untuk saudara-saudara PMI kita. Kemenlu kami pantau juga sedang melakukan upaya agar mereka bisa sesegera mungkin dipulangkan," imbuhnya.
Lebih lanjut dia mengatakan bahwa kasus PMI seperti yang dialami Dede dan Ayu hendaknya menjadi pembelajaran bagi WNI yang ingin bekerja di luar negeri supaya memahami betul kesepakatan atau kontrak dengan agen sebelum diberangkatkan. Calon pekerja juga perlu memastikan kepada Disnaker di daerah setempat sebelum memutuskan berangkat.
"Kasus di Suriah misalnya, mereka terikat kontrak kerja sekian tahun dan manakala berhenti di tengah jalan maka harus membayar ganti rugi kepada majikannya. Risiko itu harus dipahami," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :