Anggota DPR Dorong KBRI Responsif Tangani Masalah WNI di Luar Negeri
Rabu, 12 April 2023 - 04:29 WIB
loading...
Anggota Komisi I DPR Christina Aryani mendorong agar pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) responsif untuk setiap persoalan warga negara Indonesia (WNI) yang ada di luar negeri. Foto/dpr.go.id
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi I DPR Christina Aryani mendorong agar pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia ( KBRI ) responsif untuk setiap persoalan warga negara Indonesia (WNI) yang ada di luar negeri. Politikus Partai Golkar ini meminta agar jangan sampai menunggu kasusnya viral.
"Kami juga mendorong KBRI agar apa pun persoalan atau aduan yang masuk itu ditanggapi. Jangan juga tunggu viral. Karena kami yakin kerja KBRI untuk memastikan keselamatan dan perlindungan WNI kita di luar negeri selama ini sudah berjalan dengan baik," kata Christina kepada wartawan di Jakarta, Selasa (11/4/2023).
Christina merespons kasus pekerja migran Indonesia (PMI) di Suriah yang meminta pulang karena kondisi pekerjaan yang berat dan merasa ditipu agen yang memberangkatkan. Dia menegaskan saat ini KBRI di Damaskus berkomunikasi intens untuk memastikan pemulangan mereka.
Baca juga: Polresta Bandara Soetta Gagalkan Pengiriman 64 PMI Ilegal ke Timur Tengah
Hal utama yang ditegaskan Christina adalah jaminan bahwa mereka dalam kondisi baik dan sehat. "Ada kasus Dede, dan ada juga Ayu dari Bontang yang saat ini kami pantau melalui KBRI dan sedang diupayakan untuk bisa dipulangkan. Intinya kita memastikan negara hadir dan yang bersangkutan bisa kembali ke Indonesia dengan selamat. Utamanya mereka juga dalam keadaan sehat dan baik," tuturnya.
"Kami juga mendorong KBRI agar apa pun persoalan atau aduan yang masuk itu ditanggapi. Jangan juga tunggu viral. Karena kami yakin kerja KBRI untuk memastikan keselamatan dan perlindungan WNI kita di luar negeri selama ini sudah berjalan dengan baik," kata Christina kepada wartawan di Jakarta, Selasa (11/4/2023).
Christina merespons kasus pekerja migran Indonesia (PMI) di Suriah yang meminta pulang karena kondisi pekerjaan yang berat dan merasa ditipu agen yang memberangkatkan. Dia menegaskan saat ini KBRI di Damaskus berkomunikasi intens untuk memastikan pemulangan mereka.
Baca juga: Polresta Bandara Soetta Gagalkan Pengiriman 64 PMI Ilegal ke Timur Tengah
Hal utama yang ditegaskan Christina adalah jaminan bahwa mereka dalam kondisi baik dan sehat. "Ada kasus Dede, dan ada juga Ayu dari Bontang yang saat ini kami pantau melalui KBRI dan sedang diupayakan untuk bisa dipulangkan. Intinya kita memastikan negara hadir dan yang bersangkutan bisa kembali ke Indonesia dengan selamat. Utamanya mereka juga dalam keadaan sehat dan baik," tuturnya.
Lihat Juga :