Soal Transaksi Janggal Rp349 Triliun, Johan Budi Ngaku Diisukan Kirim Gift ke JKT48

Rabu, 12 April 2023 - 02:16 WIB
loading...
Soal Transaksi Janggal...
Anggota Komisi III DPR Johan Budi mengaku diisukan mengirim hadiah atau gift ke grup idol JKT48. Foto/Dok DPR
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Johan Budi mengaku diisukan mengirim hadiah atau gift ke grup idol JKT48 . Mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini mengaku kena bully alias perundungan di media sosial (medsos) karena isu transaksi mencurigakan Rp349 triliun.

Pengalamannya itu diungkapkan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPR dengan Komite Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) di Ruang Rapat Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/4/2023).

“Ketika kita ramai isu Rp300 triliun kemudian naik menjadi Rp349 triliun yang kemudian direduksi seolah-olah ada persoalan antara Komisi III dan Pak Mahfud MD, saya juga kena dampaknya. Saya juga dibully juga Pak Mahfud di media sosial. Saya dibully juga Pak,” kata Johan Budi.

Baca juga: Kena Dampak Transaksi Janggal Rp349 Triliun, Johan Budi ke Mahfud MD: Saya Dibully Pak



Bahkan, dia mengaku diisukan memberikan hadiah kepada JKT48. “Bahkan diisukan mengirim gift (hadiah) ke JKT48 coba. JKT48 saya saja enggak tahu itu,” kata mantan Juru Bicara (Jubir) Presiden Jokowi ini.

Menurut Johan Budi, akibat hal ini persepsi publik menjadi ramai sekali, bahkan yang dipikirkan oleh publik itu ada Rp349 triliun yang dimaling atau dikorupsi oleh pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu), meskipun memang tidak semua masyarakat berpikiran demikian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SEAblings vs KNetz:...
SEAblings vs KNetz: Studi Kasus Krisis Komunikasi Budaya di Era Viralnya Identitas Digital
Ditegur Netizen usai...
Ditegur Netizen usai Salah Tuding Kejagung soal Temuan Rp1 Triliun, Pandji Pragiwaksono Minta Maaf
Bertahan Hidup dalam...
Bertahan Hidup dalam Budaya Penghakiman
PPATK Temukan Transaksi...
PPATK Temukan Transaksi Mencurigakan Bidang SDA di Sumatera
RUU Sisdiknas Atur Bab...
RUU Sisdiknas Atur Bab Khusus soal Penanganan Perundungan
Darurat Perundungan,...
Darurat Perundungan, Bagaimana Mencegahnya?
Polisi Harus Usut Mendalam...
Polisi Harus Usut Mendalam Korban Perundungan dan Tersengat Listrik di Jakpus
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Rekomendasi
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Merosot 0,25% ke 6.101, Diwarnai Pelemahan 398 Saham
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Berita Terkini
Hadiri Munas-Konbes...
Hadiri Munas-Konbes NU 2026, Prabowo Apresiasi Peran Strategis NU bagi Bangsa
2 Peserta Latsarmil...
2 Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Kemhan: Bakal Dievaluasi Menyeluruh
Nanik S Deyang Bakal...
Nanik S Deyang Bakal Diperiksa di Kasus Dugaan Korupsi MBG? Kejagung: Iya Berpotensi
Akademisi Dukung Langkah...
Akademisi Dukung Langkah Kejagung Jerat Pihak Pasif dan Korporasi di Kasus BGN
Sidang Putusan Perkara...
Sidang Putusan Perkara Chromebook Digelar 30 Juni, Nadiem: Saya Harap Keputusannya Bebas
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved