Kemenag: Jemaah Haji Tertua Asal Indonesia Berusia 105 Tahun
Sabtu, 08 April 2023 - 11:40 WIB
loading...
Kementerian Agama (Kemenag) memberikan perhatian cukup besar terhadap jemaah haji lanjut usia (lansia). Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) memberikan perhatian cukup besar terhadap jemaah haji lanjut usia (lansia). Hal itu lantaran jumlah jemaah haji lansia yang berangkat ke Tanah Suci Mekkah pada tahun ini cukup besar.
"Tertua ada 105 tahun. Ada beberapa," ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Hilman Latief seusai membuka Bimtek PPIH 2023, di AsramaHaji, Pondok Gede, Jakarta, Jumat (7/4/2023) malam.
Namun, Hilman tidak menyebutkan nama dan dari mana asal jemaah haji tersebut. Menurut Hilman, para lansia ini tidak akan dilepas begitu saja. Pihaknya bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan melakukan pemeriksaan secara terintegrasi dan menyeluruh. Dengan begitu, bisa diketahui pelayanan seperti apa yang diperlukan oleh jemaah lansia ini.
Baca juga: Gelar Bimtek Petugas Haji 2023, Kemenag Komitmen Wujudkan Haji Ramah Lansia
"Ada cek kesehatan, nanti kami akan mendapatkan input, bisa berangkat tahun ini tanpa syarat, bisa berangkat dengan syarat tertentu atau tidak layak berangkat, itu nanti Kemenkes dengan dokter," katanya.
Baca juga: Bimtek Petugas Haji, Dirjen PHU: Hibahkan Diri untuk Layani Jemaah
Menurut Hilman, tahun ini merupakan kali pertama Indonesia kembali memberangkatkan jemaah dalam kuota normal pascapandemi Covid-19. Total ada 221.000 jemaah haji yang berangkat ke Tanah Suci Mekkah. Terdiri atas 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus.
"Tertua ada 105 tahun. Ada beberapa," ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Hilman Latief seusai membuka Bimtek PPIH 2023, di AsramaHaji, Pondok Gede, Jakarta, Jumat (7/4/2023) malam.
Namun, Hilman tidak menyebutkan nama dan dari mana asal jemaah haji tersebut. Menurut Hilman, para lansia ini tidak akan dilepas begitu saja. Pihaknya bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan melakukan pemeriksaan secara terintegrasi dan menyeluruh. Dengan begitu, bisa diketahui pelayanan seperti apa yang diperlukan oleh jemaah lansia ini.
Baca juga: Gelar Bimtek Petugas Haji 2023, Kemenag Komitmen Wujudkan Haji Ramah Lansia
"Ada cek kesehatan, nanti kami akan mendapatkan input, bisa berangkat tahun ini tanpa syarat, bisa berangkat dengan syarat tertentu atau tidak layak berangkat, itu nanti Kemenkes dengan dokter," katanya.
Baca juga: Bimtek Petugas Haji, Dirjen PHU: Hibahkan Diri untuk Layani Jemaah
Menurut Hilman, tahun ini merupakan kali pertama Indonesia kembali memberangkatkan jemaah dalam kuota normal pascapandemi Covid-19. Total ada 221.000 jemaah haji yang berangkat ke Tanah Suci Mekkah. Terdiri atas 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus.
Lihat Juga :