Jika PDIP Gabung Koalisi Besar KKIR-KIB, Pilpres 2024 Dinilai Tak Menarik
Selasa, 04 April 2023 - 20:40 WIB
loading...
Jika PDIP bergabung koalisi besar antara Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) Pilpres 2024 jadi tidak menarik. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Jika PDIP bergabung dalam koalisi besar antara Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) Pilpres 2024 jadi tidak menarik. Hal ini dikatakan oleh pengamat politik dari Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin.
Menurutnya, sudah dapat diprediksi capres-cawapres yang akan bertarung nantinya hanya dua pasang saja.
"Kalau PDIP bergabung enggak menarik, kan cuma ada dua pasang. Koalisi besar plus PDIP dengan Koalisi Perubahan," kata Ujang dalam keterangannya, Selasa (4/4/2023).
Baca juga: Wacana Koalisi Besar, Airlangga Bicara Kemungkinan Duet dengan Prabowo
Ujang mengungkapkan, saat ini Koalisi Besar sudah punya Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang bakal sebagai King Maker. Sementara jika PDIP bergabung, maka akan ada dua kepentingan bersama Megawati Soekarnoputri.
"Saya melihatnya sulit kalau PDIP bergabung dengan koalisi besar, karena sudah ada Jokowi sebagai King Maker. Sedangkan jika PDIP masuk ada Megawati," ucapnya.
Menurutnya, sudah dapat diprediksi capres-cawapres yang akan bertarung nantinya hanya dua pasang saja.
"Kalau PDIP bergabung enggak menarik, kan cuma ada dua pasang. Koalisi besar plus PDIP dengan Koalisi Perubahan," kata Ujang dalam keterangannya, Selasa (4/4/2023).
Baca juga: Wacana Koalisi Besar, Airlangga Bicara Kemungkinan Duet dengan Prabowo
Ujang mengungkapkan, saat ini Koalisi Besar sudah punya Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang bakal sebagai King Maker. Sementara jika PDIP bergabung, maka akan ada dua kepentingan bersama Megawati Soekarnoputri.
"Saya melihatnya sulit kalau PDIP bergabung dengan koalisi besar, karena sudah ada Jokowi sebagai King Maker. Sedangkan jika PDIP masuk ada Megawati," ucapnya.
Lihat Juga :