Curah Hujan Tinggi di Musim Pancaroba, Begini Penjelasan BNPB
Selasa, 04 April 2023 - 16:04 WIB
loading...
A
A
A
"Mungkin kita bisa lihat dari gambaran dari kejadian bencana sepekan, ada 32 kejadian bencana berkurang memang dari Minggu lalu," ucapnya.
Baca juga: BMKG Sebut Selama Masa Pancaroba, Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem
"Minggu lalu kita ada 47 kejadian bencana tetapi tetap dominan di hidrometeorologi basah, ada banjir, puting beliung, dan tanah longsor, kebakaran hutan ada dua kejadian. Artinya memang kita mulai masuk masa musim transisi dari hujan ke kering," sambungnya.
Aam menjelaskan, distribusi kejadian bencana paling banyak masih di banjir dan puting beliung. Kata dia, distribusinya sebenarnya cukup merata yang dengan kebakaran hutan itu di daerah (Indonesia) lebih ke utara.
"Memang karena faktor regional yang menyebabkan adanya awan hujan masuk ke Indonesia itu adalah Siklon Tropis di sebelah (selatan) sehingga dominan yang terdampak adalah Indonesia tengah, barat, bagian dari tengah ke selatan. Sedangkan yang bagian utara sudah mulai kering dan Aceh sudah mencatatkan kebakaran hutan," tuturnya.
Baca juga: BMKG Sebut Selama Masa Pancaroba, Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem
"Minggu lalu kita ada 47 kejadian bencana tetapi tetap dominan di hidrometeorologi basah, ada banjir, puting beliung, dan tanah longsor, kebakaran hutan ada dua kejadian. Artinya memang kita mulai masuk masa musim transisi dari hujan ke kering," sambungnya.
Bencana Banjir Masih Mendominasi
Aam menjelaskan, distribusi kejadian bencana paling banyak masih di banjir dan puting beliung. Kata dia, distribusinya sebenarnya cukup merata yang dengan kebakaran hutan itu di daerah (Indonesia) lebih ke utara.
"Memang karena faktor regional yang menyebabkan adanya awan hujan masuk ke Indonesia itu adalah Siklon Tropis di sebelah (selatan) sehingga dominan yang terdampak adalah Indonesia tengah, barat, bagian dari tengah ke selatan. Sedangkan yang bagian utara sudah mulai kering dan Aceh sudah mencatatkan kebakaran hutan," tuturnya.
Lihat Juga :