Mahfud MD: Lebih Baik Punya Parpol Jelek daripada Tidak
Senin, 03 April 2023 - 12:21 WIB
loading...
Menko Polhukam Mahfud MD saat menyampaikan ceramah taraweh bertema Pemugaran Partai Politik sebagai Instrumen Kaderisasi Kepemimpinan di Masjid Kampus UGM, Minggu (2/4/2023) malam. FOTO/INSTAGRAM MAHFUD MD
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD memandang partai politik ( parpol ) dan DPR merupakan instrumen demokrasi. Karena itu keduanya harus ada di sistem pemerintahan Indonesia.
Hal ini ditegaskan Mahfud MD dalam ceramah taraweh bertema Pemugaran Partai Politik sebagai Instrumen Kaderisasi Kepemimpinan di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Minggu (2/4/2023) malam. Dalam ceramahnya, Mahfud memaparkan saat ini media sosial sedang ramai menyoroti partai politik dan DPR. Bahkan sebagian ada yang meminta pembubaran parpol dan DPR.
"Kepada jamaah yg sebagian besar adalah mahasiwa dan dosen, sy sampaikan bhw kita wajib punya DPR dan wajib punya Parpol karena keduanya adalah instrumen demokrasi," tulis Mahfud MD dalam keterangan unggahan foto di akun Instagramnya, Senin (3/4/2023).
Baca juga: Mahfud MD Sebut DPR Aneh: Kelihatannya Marah Nggak Tahunya Markus
Menurut Guru Besar Hukum Tata Negara ini, sebuah negara lebih baik memiliki partai politik daripada tidak sama sekali. Sebab, tanpa parpol dan DPR, maka negara tersebut akan menjadi negara otoriter.
Hal ini ditegaskan Mahfud MD dalam ceramah taraweh bertema Pemugaran Partai Politik sebagai Instrumen Kaderisasi Kepemimpinan di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Minggu (2/4/2023) malam. Dalam ceramahnya, Mahfud memaparkan saat ini media sosial sedang ramai menyoroti partai politik dan DPR. Bahkan sebagian ada yang meminta pembubaran parpol dan DPR.
"Kepada jamaah yg sebagian besar adalah mahasiwa dan dosen, sy sampaikan bhw kita wajib punya DPR dan wajib punya Parpol karena keduanya adalah instrumen demokrasi," tulis Mahfud MD dalam keterangan unggahan foto di akun Instagramnya, Senin (3/4/2023).
Baca juga: Mahfud MD Sebut DPR Aneh: Kelihatannya Marah Nggak Tahunya Markus
Menurut Guru Besar Hukum Tata Negara ini, sebuah negara lebih baik memiliki partai politik daripada tidak sama sekali. Sebab, tanpa parpol dan DPR, maka negara tersebut akan menjadi negara otoriter.
Lihat Juga :