Rayakan Milad ke-22, PBB Berharap Parliamentary Threshold Dihapus
Minggu, 19 Juli 2020 - 16:04 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, penguatan internal juga dipersiapkan untuk menghadapi pilkada serentak yang rencananya akan digelar pada akhir tahun. PBB sendiri, kata Ferry, akan mencalonkan sejumlah kader terbaiknya untuk bertarung dalam Pilkada 2020.
Selain itu, Ferry juga menanggapi soal wacana ambang batas parlemen (Parliamentary Threshold) naik menjadi 7% pada Pemilu 2024. Ferry menuturkan pihaknya sangat keberatan dengan wacana tersebut. Justru, ia meminta agar sebaiknya ambang batas parlemen ditiadakan.
"Soal adanya usulan PT 7 persen kami sangat keberatan. Dengan PT 4 persen aja sudah menciderai proses demokrasi karena banyak suara yang terbuang sia-sia dan tidak terakomodir," jelasnya. (Baca juga: Partai Gelora Dukung Parliamentary Threshold 4%, Begini Alasannya)
"Kami berharap PT tetap 4 persen atau turun atau bahkan ditiadakan. Sedangkan presiden threshold ini bisa 0 persen. Jadi, nantinya, sistem pemilihannya tertutup. Kita sudah usulkan kepada fraksi-fraksi di DPR RI," imbuhnya.
Selain itu, Ferry juga menanggapi soal wacana ambang batas parlemen (Parliamentary Threshold) naik menjadi 7% pada Pemilu 2024. Ferry menuturkan pihaknya sangat keberatan dengan wacana tersebut. Justru, ia meminta agar sebaiknya ambang batas parlemen ditiadakan.
"Soal adanya usulan PT 7 persen kami sangat keberatan. Dengan PT 4 persen aja sudah menciderai proses demokrasi karena banyak suara yang terbuang sia-sia dan tidak terakomodir," jelasnya. (Baca juga: Partai Gelora Dukung Parliamentary Threshold 4%, Begini Alasannya)
"Kami berharap PT tetap 4 persen atau turun atau bahkan ditiadakan. Sedangkan presiden threshold ini bisa 0 persen. Jadi, nantinya, sistem pemilihannya tertutup. Kita sudah usulkan kepada fraksi-fraksi di DPR RI," imbuhnya.
(kri)
Lihat Juga :