Partai Gelora Dukung Parliamentary Threshold 4%, Begini Alasannya

Minggu, 19 Juli 2020 - 14:22 WIB
loading...
Partai Gelora Dukung...
Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Anis Matta dalam peluncuran aplikasi partainya secara virtual, Minggu (19/7/2020). Foto/SINDOnews/Rico Simanjuntak
A A A
JAKARTA - Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia mendukung ambang batas parlemen atau Parliamentary Threshold (PT) 4%. Alasannya, agar tidak ada suara rakyat yang hilang.

"Ini kalau PT kita mendukung yang paling kecil, 4 persen saja lah. Alasannya untuk memaksimalkan tingkat partisipasi dan supaya tidak ada suara rakyat yang hilang kalau banyak partai yang tidak lolos threshold," ujar Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Anis Matta dalam peluncuran aplikasi partainya secara virtual, Minggu (19/7/2020). (Baca juga: Jelang Pilkada Dinilai Rawan Manipulasi Anggaran dan Pencitraan)

Dirinya pun memberikan contoh misalnya ada 15 partai politik peserta pemilu. Namun, hanya lima partai yang lolos ke Parlemen.

"Itu kan 10 partai sisanya punya suara. Kalau digabung itu jumlahnya sangat besar, tapi harus dikasih ke partai-partai yang lolos. Berarti ada suara yang sebenarnya jadi sia-sia," jelasnya. (Baca juga: Polemik RUU HIP, Pengamat: Makzulkan Jokowi dan Bubarkan PDIP Berlebihan)

Maka itu, kata dia, Partai Gelora mendukung ambang batas parlemen 4%. "Karena menurut saya dalam peta sosiologis di Indonesia, 4 persen adalah angka paling rasional meningkatkan tingkat partisipasi seluruh elemen bangsa, insya Allah," pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PDIP Bentuk Tim Evaluasi...
PDIP Bentuk Tim Evaluasi RUU Pemilu, Andreas: Saya Dengar Inisiatifnya Diambil Alih Pemerintah
Bicara Ambang Batas...
Bicara Ambang Batas Parlemen, Waketum Perindo: Jangan Sampai Suara Terbuang Sia-sia!
GKSR Minta Revisi UU...
GKSR Minta Revisi UU Pemilu Libatkan Partai Non-Parlemen dan Hapus Parliamentary Threshold
Mantan Komisioner KPU...
Mantan Komisioner KPU Bicara Ambang Batas Parlemen: Idealnya 0 %
GKSR Dorong Parliamentary...
GKSR Dorong Parliamentary Threshold Diturunkan, Jangan Ada Suara Rakyat yang Hilang
Fragmentasi Politik...
Fragmentasi Politik Muncul jika Ambang Batas Parlemen Kecil, Uceng: Buat Fraksi Gabungan
Menko Yusril soal MK...
Menko Yusril soal MK Bisa Batalkan Ambang Batas Parlemen 4 Persen
Ada Peluang MK Batalkan...
Ada Peluang MK Batalkan Parliamentary Threshold
Partai Gelora Resmi...
Partai Gelora Resmi Mendukung, Kekuatan Khofifah-Emil Menangkan Pilgub Jatim Bertambah
Rekomendasi
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved