Benny Harman Curiga Motif Mahfud Bongkar Isu Rp349 T: Apakah Ingin Singkirkan Sri Mulyani?
Senin, 27 Maret 2023 - 17:21 WIB
loading...
A
A
A
"Apakah dia punya motif untuk menyingkirkan Sri Mulyani, atau menyingkirkan tokoh-tokoh tertentu. Kemenkeu atau apa? Saya rasa pertanyaan saya dalam batas yang masuk akal aja ya kan," katanya.
Benny juga mempertanyakan apakah Mahfud MD pernah melaporkan mengenai transaksi mencurigakan Rp349 triliun kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai atasannya. Sebab, Mahfud MD adalah pembantu presiden, dan dampak dari pernyataannya juga berimbas kepada Presiden.
"Saya tanya, Mahfud ini apa posisinya, apakah omongan dia itu sepengetahuan presiden? Apakah presiden tahu? Ya kan. Itu kan nanti yang mau kita bahas dalam rapat yang akan datang ini," katanya.
Baca juga: Transaksi Janggal Rp349 T, Mahfud MD Tantang Balik Benny K Harman hingga Arteria Dahlan
Ia memastikan hadir dalam rapat dengan Komite TPPU yang dihadiri Mahfud MD, Menkeu Sri Mulyani, dan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana yang dijadwalkan Rabu (29/3/2023) lusa. Salah satu yang akan ia tanyakan adalah mengenai kejelasan pernyataan adanya transaksi mencurigakan Rp349 triliun di Kemenkeu. Jika benar, kata Benny, bukan tidak mungkin akan menganggu stabilitas keuangan negara.
Benny juga mempertanyakan apakah Mahfud MD pernah melaporkan mengenai transaksi mencurigakan Rp349 triliun kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai atasannya. Sebab, Mahfud MD adalah pembantu presiden, dan dampak dari pernyataannya juga berimbas kepada Presiden.
"Saya tanya, Mahfud ini apa posisinya, apakah omongan dia itu sepengetahuan presiden? Apakah presiden tahu? Ya kan. Itu kan nanti yang mau kita bahas dalam rapat yang akan datang ini," katanya.
Baca juga: Transaksi Janggal Rp349 T, Mahfud MD Tantang Balik Benny K Harman hingga Arteria Dahlan
Ia memastikan hadir dalam rapat dengan Komite TPPU yang dihadiri Mahfud MD, Menkeu Sri Mulyani, dan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana yang dijadwalkan Rabu (29/3/2023) lusa. Salah satu yang akan ia tanyakan adalah mengenai kejelasan pernyataan adanya transaksi mencurigakan Rp349 triliun di Kemenkeu. Jika benar, kata Benny, bukan tidak mungkin akan menganggu stabilitas keuangan negara.
Lihat Juga :