Guru Besar Unpad: TGB Sosok Menenangkan, Tidak Grusa-grusu
Minggu, 19 Maret 2023 - 22:03 WIB
loading...
Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi dinilai sosok yang menenangkan. FOTO/DOK.MPI
A
A
A
JAKARTA - Guru Besar Ilmu Politik dan Keamanan Universitas Padjadjaran (Unpad) Muradi menilai Ketua Harian Nasional DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Tuan Guru Bajang ( TGB) Muhammad Zainul Majdi adalah sosok menenangkan. TGB sebelumnya disebut layak menjadi calon wakil presiden (cawapres) 2024.
"Orangnya itu menenangkan, kalau saya menyebutnya, jadi tidak kemudian grasa-grusu kalau orang Jawa bilang, kalau bahasa Jawa itu ojo kesusu, enggak buru-buru," kata Muradi kepada MNC Portal, Minggu (19/3/2023).
Muradi mengatakan, TGB merupakan sosok menenangkan yang bisa menjadi solusi untuk mendampingi calon presiden (capres) yang punya sikap terlalu panik dalam merespons persoalan.
"Karakternya kan agak lebih kalem kan, kalau misalnya ada capresnya cenderung kemudian punya sikap agak terlalu panikan merespons, jadi posisi Pak TGB menjadi poin penting untuk bisa mendampingi. Karena membutuhkan figur (cawapres) yang memberikan efek yang menenangkan dan bisa memberikan solusi," katanya.
Selain itu, TGB juga punya kekutan sebagai penguasa birokrasi karena pengalamannya yang pernah menjabat Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) selama dua periode yaitu tahun 2008-2013 dan 2013-2018.
"Orangnya itu menenangkan, kalau saya menyebutnya, jadi tidak kemudian grasa-grusu kalau orang Jawa bilang, kalau bahasa Jawa itu ojo kesusu, enggak buru-buru," kata Muradi kepada MNC Portal, Minggu (19/3/2023).
Muradi mengatakan, TGB merupakan sosok menenangkan yang bisa menjadi solusi untuk mendampingi calon presiden (capres) yang punya sikap terlalu panik dalam merespons persoalan.
"Karakternya kan agak lebih kalem kan, kalau misalnya ada capresnya cenderung kemudian punya sikap agak terlalu panikan merespons, jadi posisi Pak TGB menjadi poin penting untuk bisa mendampingi. Karena membutuhkan figur (cawapres) yang memberikan efek yang menenangkan dan bisa memberikan solusi," katanya.
Selain itu, TGB juga punya kekutan sebagai penguasa birokrasi karena pengalamannya yang pernah menjabat Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) selama dua periode yaitu tahun 2008-2013 dan 2013-2018.
Lihat Juga :