Survei LSI Denny JA: Perolehan Suara Partai Islam Potensial Turun di Pemilu 2024

Jum'at, 17 Maret 2023 - 17:18 WIB
loading...
A A A
Pada Pemilu 1999, dukungan terhadap partai berbasis Islam sebesar 37,4%, sementara partai berbasis terbuka atau nasionalis sebesar 62,6%. Perbandingannya 1 berbanding 1,7. Partai berbasis Islam di Pemilu 1999 adalah PPP, PBB, PK, PKNU, PP, PPI MASYUMI, PSII, PKU, KAMI, PUI, PAY, PIB, SUNI, PSII 1905, PMB, PID, PAN, dan PKB.

"Dalam Pemilu 1955, partai berbasis Islam mendapatkan dukungan sebesar 43,9%, partai berbasis terbuka atau nasionalis sebesar 56.1%. Perbandingannya sebesar 1 berbanding 1,3. Partai berbasis Islam di Pemilu 1955 adalah MASYUMI, NU, PSII, PERTI, PPTI, dan AKUI," kata Ade Mulyana.

Ade menyebut, ada tiga faktor yang menyebabkan perolehan suara partai berbasis Islam lebih rendah dari partai berbasis terbuka atau nasionalis. Pertama, depolitisasi Islam di era Orde Baru selama 20 tahun sejak 1978–1998.

Pada masa itu, berlaku secara massif dan keras pemaksaan azas tunggal Pancasila melalui UU Partai Politik dan UU Keormasan. Berlaku secara massif pendidikan Pedoman Penghayatan dan Pengalaman Pancasila (P4) ditetapkan melalui Tap MPR 1978.

Faktor kedua, kata Ade, absennya capres berlatar belakang santri yang kuat. Padahal calon presiden (capres) yang kuat akan mengerek perolehan suara partainya. Sejak pilpres pilihan langsung 2004, tidak ada capres yang kuat yang berlatar belakang santri. Bahkan Amien Rais di 2004, tersisih di putaran pertama.

"Penyebab ketiga, tidak ada inovasi yang segar dari partai berbasis Islam yang menambah dukungan dan pesona, sejak Reformasi. Partai terbuka atau nasionalis mengalami hal yang sama, tetapi mereka memiliki capres yang kuat untuk mengangkat partai," kata Ade
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, Partai Ummat Siapkan Struktur Baru Jelang Verifikasi KPU
Harlah ke-28, PKB Canangkan...
Harlah ke-28, PKB Canangkan Gerakan Tanam Sejuta Pohon Nasional
Kelakar Bahlil di Hadapan...
Kelakar Bahlil di Hadapan Prabowo: Koalisi Aman
AHY Siap Safari Politik:...
AHY Siap Safari Politik: Demokrat Ingin Bersahabat dengan Semuanya
Mitra Fahrudin Kantongi...
Mitra Fahrudin Kantongi Dukungan dari BM PAN DIY
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Jelang Musda Partai...
Jelang Musda Partai Demokrat Aceh, Nurdiansyah Alasta Dapat Dukungan dari Mualem
Emak-emak Kian Banyak...
Emak-emak Kian Banyak Bergabung, DPD Partai Perindo Kota Palu Perkuat Struktur hingga Akar Rumput
Perkuat Struktur di...
Perkuat Struktur di NTT, Partai Perindo Tunjuk Eks Kepala BKPPD Ade Manafe Pimpin Kota Kupang
Rekomendasi
PT KCN Perkuat Peran...
PT KCN Perkuat Peran Pelabuhan Penyangga Saat Aktivitas Logistik di Tanjung Priok Meningkat
Lowongan Kerja KAI Services...
Lowongan Kerja KAI Services 2026 Dibuka, Lulusan SMA Segera Daftar
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp20.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya Hari Ini
Berita Terkini
Sidang Banding Nadiem...
Sidang Banding Nadiem Makarim Digelar 5 Agustus 2026
Menaker: Pemerintah...
Menaker: Pemerintah Komitmen Cegah PHK dengan Berbagai Program Nyata
Update! 36 Kapolda Se-Indonesia...
Update! 36 Kapolda Se-Indonesia usai Pelantikan oleh Kapolri Juli 2026, Ini Nama-namanya
Korban Penipuan Haji...
Korban Penipuan Haji Ilegal Capai 3.550 Orang, DPR Desak Kemenhaj Perkuat Pengawasan
Profil Irjen Totok Suharyanto,...
Profil Irjen Totok Suharyanto, Kakortastipidkor Polri yang Ungkap Megakorupsi Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Tantangan Tata Kelola...
Tantangan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Ketahanan Nasional
Infografis
10 Bandara InJourney...
10 Bandara InJourney Airports Terbaik di Asia Pasifik 2024!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved