Survei LSI Denny JA: Perolehan Suara Partai Islam Potensial Turun di Pemilu 2024
Jum'at, 17 Maret 2023 - 17:18 WIB
loading...
A
A
A
Di papan tengah partai dengan dukungan 4% hingga 10%, kata Ade, parpol berbasis Islam hanya dua, yakni PKB dan PKS. Di kelompok ini, paling tinggi adalah PKB dengan dukungan dukungan 8,0%; diikuti Partai Demokrat 5,0%; PKS 4,9%, dan Partai Nasdem dengan dukungan 4,4%.
"Dari partai papan bawah (partai dengan dukungan 1% sampai 4%), partai berbasis Islam ada dua partai yaitu PPP dan PAN. Masing-masing meraih 2,1% dan 1,9%," kata Ade.
Partai-partai Islam lainnya, hanya mampu meraih dukungan di bawah 1%. PBB mendapatkan dukungan 0,5%; kemudian Partai Ummat 0,3%; dan Gelora 0,1%. Ade mengungkapkan, total perolehan partai berbasis Islam pada Pemilu 2024 diprediksi sebesar 17,6%, sementara partai nasionalis/terbuka sebesar 61%.
Jika dibuat perbandingan, maka 1 berbanding 3,5. Angka perbandingan itu terkecil dalam sejarah pemilu bebas yakni, pemilu sejak era kebebasan partai politik era Reformasi 1999-2024 ditambah Pemilu 1955. Pemilu Orde Baru tidak dihitung karena tidak termasuk pemilu bebas.
Berdasarkan data, pada Pemilu 2019, partai berbasis Islam mendapat dukungan sebesar 30,1% dan partai berbasis terbuka atau nasional sebesar 69,9%. Perbandingannya 1 berbanding 2.3. Partai berbasis Islam di Pemilu 2019 adalah PKB, PAN, PKS, PPP, dan PBB.
Pada Pemilu 2014, perolehan dukungan partai berbasis Islam sebesar 31.4% dan partai berbasis terbuka atau nasionalis 68,6%. Perbandingannya 1 berbanding 2,2. Partai berbasis Islam di Pemilu 2014 adalah PKB, PAN, PKS, PPP, dan PBB.
Kemudian Pemilu 2009, partai berbasis Islam mendapat dukungan sebesar 29,2% sementara partai berbasis terbuka atau nasionalis sebesar 70,8%. Perbandingannya 1 berbanding 2,4. Partai berbasis Islam di Pemilu 2009 adalah PKS, PAN, PPP, PKB, PBB, PKNU, PBR, PMB, PPNUI.
Selanjutnya Pemilu 2004, partai berbasis Islam sebesar 38,3%, sedangkan partai berbasis terbuka atau nasionalis sebesar 61,7%. Perbandingannya 1 berbanding 1,6. Partai berbasis Islam di Pemilu 2004 adalah PKB, PPP, PKS, PAN, PBB, PBR, dan PPNUI.
"Dari partai papan bawah (partai dengan dukungan 1% sampai 4%), partai berbasis Islam ada dua partai yaitu PPP dan PAN. Masing-masing meraih 2,1% dan 1,9%," kata Ade.
Partai-partai Islam lainnya, hanya mampu meraih dukungan di bawah 1%. PBB mendapatkan dukungan 0,5%; kemudian Partai Ummat 0,3%; dan Gelora 0,1%. Ade mengungkapkan, total perolehan partai berbasis Islam pada Pemilu 2024 diprediksi sebesar 17,6%, sementara partai nasionalis/terbuka sebesar 61%.
Jika dibuat perbandingan, maka 1 berbanding 3,5. Angka perbandingan itu terkecil dalam sejarah pemilu bebas yakni, pemilu sejak era kebebasan partai politik era Reformasi 1999-2024 ditambah Pemilu 1955. Pemilu Orde Baru tidak dihitung karena tidak termasuk pemilu bebas.
Berdasarkan data, pada Pemilu 2019, partai berbasis Islam mendapat dukungan sebesar 30,1% dan partai berbasis terbuka atau nasional sebesar 69,9%. Perbandingannya 1 berbanding 2.3. Partai berbasis Islam di Pemilu 2019 adalah PKB, PAN, PKS, PPP, dan PBB.
Pada Pemilu 2014, perolehan dukungan partai berbasis Islam sebesar 31.4% dan partai berbasis terbuka atau nasionalis 68,6%. Perbandingannya 1 berbanding 2,2. Partai berbasis Islam di Pemilu 2014 adalah PKB, PAN, PKS, PPP, dan PBB.
Kemudian Pemilu 2009, partai berbasis Islam mendapat dukungan sebesar 29,2% sementara partai berbasis terbuka atau nasionalis sebesar 70,8%. Perbandingannya 1 berbanding 2,4. Partai berbasis Islam di Pemilu 2009 adalah PKS, PAN, PPP, PKB, PBB, PKNU, PBR, PMB, PPNUI.
Selanjutnya Pemilu 2004, partai berbasis Islam sebesar 38,3%, sedangkan partai berbasis terbuka atau nasionalis sebesar 61,7%. Perbandingannya 1 berbanding 1,6. Partai berbasis Islam di Pemilu 2004 adalah PKB, PPP, PKS, PAN, PBB, PBR, dan PPNUI.
Lihat Juga :