Peringatan Kesehatan Bergambar di Bungkus Rokok Perlu Lebih Besar
Jum'at, 17 Juli 2020 - 15:02 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian, YLKI juga mendesak pemerintah menyinkronkan kebijakan dan gerak langkah instansi terkait agar agenda meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing sebagaimana tercantum dalam RPJMN IV 2020-2024 dapat tercapai. Jika dibandingkan dengan negara lain yang lebih berani dalam menerapkan kebijakan pengendalian tembakau, peringatan kesehatan bergambar 40% dari bungkus rokok menjadi sangat kecil.
Bahkan ada negara yang sudah menerapkan plain packaging seperti Australia dan Inggris. Adapun Plain packaging adalah bungkus rokok tidak mencantumkan logo dan slogan merek, tetapi penuh dengan peringatan kesehatan bergambar.
Suara-suara agar pemerintah memperluas peringatan kesehatan bergambar juga muncul di media sosial. Warganet mengusung hashtag atau tagar #LebihBesarBiarSadar mendorong pemerintah memperluas peringatan kesehatan bergambar di bungkus rokok.
“Sehingga kita minta pemerintah, untuk menurunkan prevalensi merokok, peringatan kesehatan bergambar harus diperluas menjadi di atas 70 persen agar lebih informatif pada konsumen. Semakin besar semakin baik karena memberikan pesan lebih kuat pada konsumen,” jelas Tulus.
Selain itu, perluasan peringatan kesehatan bergambar diyakini semakin mengefektifkan langkah utama pengendalian tembakau, yakni menaikkan cukai rokok. YLKI mendukung rencana pemerintah menaikkan cukai rokok tahun depan. ”Rencana tahun depan cukai rokok akan naik lagi, kita dukung untuk perlindungan konsumen. Kita minta Menkeu menaikkan langsung 57 persen,” terang Tulus.
Bahkan ada negara yang sudah menerapkan plain packaging seperti Australia dan Inggris. Adapun Plain packaging adalah bungkus rokok tidak mencantumkan logo dan slogan merek, tetapi penuh dengan peringatan kesehatan bergambar.
Suara-suara agar pemerintah memperluas peringatan kesehatan bergambar juga muncul di media sosial. Warganet mengusung hashtag atau tagar #LebihBesarBiarSadar mendorong pemerintah memperluas peringatan kesehatan bergambar di bungkus rokok.
“Sehingga kita minta pemerintah, untuk menurunkan prevalensi merokok, peringatan kesehatan bergambar harus diperluas menjadi di atas 70 persen agar lebih informatif pada konsumen. Semakin besar semakin baik karena memberikan pesan lebih kuat pada konsumen,” jelas Tulus.
Selain itu, perluasan peringatan kesehatan bergambar diyakini semakin mengefektifkan langkah utama pengendalian tembakau, yakni menaikkan cukai rokok. YLKI mendukung rencana pemerintah menaikkan cukai rokok tahun depan. ”Rencana tahun depan cukai rokok akan naik lagi, kita dukung untuk perlindungan konsumen. Kita minta Menkeu menaikkan langsung 57 persen,” terang Tulus.
Lihat Juga :