Peringatan Kesehatan Bergambar di Bungkus Rokok Perlu Lebih Besar

Jum'at, 17 Juli 2020 - 15:02 WIB
loading...
Peringatan Kesehatan...
Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi berpendapat bahwa peringatan kesehatan bergambar dalam bungkus rokok yang mulai diterapkan di Indonesia pada 2014 perlu diperluas lagi. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi berpendapat bahwa peringatan kesehatan bergambar dalam bungkus rokok yang mulai diterapkan di Indonesia pada 2014 perlu diperluas lagi. YLKI menemukan fakta bahwa pesan kesehatan yang efektif langsung ke masyarakat itu menjadi kurang mengena lantaran tertutup pita cukai sehingga pesan kesehatan yang ada tidak muncul.

YLKI pernah melakukan survei mengenai penerapan peringatan kesehatan bergambar dan efektivitasnya di lapangan. Salah satu temuannya ada dugaan upaya mengaburkan pesan tersebut. Pertama, ada pita cukai yang menutup sebagian peringatan kesehatan tersebut dan kedua masih maraknya promosi rokok. (Baca juga: Fahri Hamzah Sebut Kebijakan Susi Larang Nelayan Tangkap Benur Salah Fatal)

“Survei yang kami lakukan, peringatan kesehatan bergambar itu tidak efektif karena tertutup pita cukai sehingga pesan kesehatan yang ada tidak muncul karena tertutup pita cukai, kita mempertanyakan apakah pita cukai memang harus didesain menutupi seperti itu atau sebenarnya ada cara lain,” ujar Tulus dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/7/2020).

Selain itu, tata cara penempatan pita cukai itu pada Direktorat Bea Cukai dipersoalkan dan YLKI meminta agar ketentuannya diperbaiki dengan mengubah desain sehingga pita cukai tidak menutup pesan kesehatan bergambar. Pasalnya, pita cukai yang dilekatkan di atas peringatan kesehatan bergambar pada bungkus rokok membuat pesan dalam peringatan kesehatan bergambar menjadi tak sepenuhnya sampai.

Sehingga, ruang peringatan yang hanya 40% itu dinilai terlalu kecil dan kurang kuat karena di sisi lain industri rokok tetap leluasa mempromosikan produknya. Fakta itu menunjukkan regulasi tentang pengendalian tembakau di Indonesia masih sangat lemah, tidak sinkron antara lembaga satu dan lainnya, juga banyak tumpang tindih.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR: Penambahan Layer...
DPR: Penambahan Layer Baru Cukai Rokok Buka Celah Penyalahgunaan dan Moral Hazard
KPK Bongkar Modus Rokok...
KPK Bongkar Modus Rokok Ilegal, Penegakan Hukum Dinilai Mendesak
YLKI: Aplikasi PLN Mobile...
YLKI: Aplikasi PLN Mobile Bangun Transparansi dan Akuntabilitas Pelayanan Publik
Tarif Cukai Rokok Tak...
Tarif Cukai Rokok Tak Naik, ke Mana Peta Jalan?
Potret Buram Rokok Ilegal...
Potret Buram Rokok Ilegal di Indonesia
Quo Vadis Masa Depan...
Quo Vadis Masa Depan IHT di Indonesia
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
Cukai Hasil Tembakau...
Cukai Hasil Tembakau Tidak Naik Tahun Depan Disambut Pelaku Usaha IHT
Lindungi 6 Juta Pekerja,...
Lindungi 6 Juta Pekerja, Pengusaha Rokok Tagih Kepastian Tarif Cukai
Rekomendasi
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Setelah Setahun Vakum,...
Setelah Setahun Vakum, D.O EXO Siap Comeback Solo Agustus 2026
Argentina vs Aljazair:...
Argentina vs Aljazair: Messi dan Misi Pertahankan Takhta Piala Dunia
Berita Terkini
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Infografis
Demo Besar Guncang AS...
Demo Besar Guncang AS di 1.200 Lokasi dan 50 Negara Bagian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved