Jenderal TNI AD yang Sukses Jabat Danjen Akademi TNI, Nomor 2 Eks Menko Polhukam
Sabtu, 11 Maret 2023 - 05:30 WIB
loading...
A
A
A
3. Letjen TNI Julius Henuhili
Julius Henuhili adalah Pati TNI AD berikutnya yang mengemban amanat Danjen Akademi TNI ke-6 dengan periode 29 Desember 1980 sampai 7 Juni 1983. Ia menggantikan posisi yang ditinggalkan Jenderal TNI (HOR) Soesilo Soedarman.
Dalam karier militernya, Julius juga pernah menduduki jabatan Kepala Staf Komando Pertahanan Udara AD (1962-1965), Sekretaris Wakil Panglima Komando Operasi Tertinggi (1966-1967), Kepala Staf Pribadi Ketua MPRS (1967-1970), Deputi Operasi Danjen AKABRI (Januari 1970-10 Oktober 1970), Panglima Kodam XIII/Merdeka (15 Desember 1971-25 Februari 1974), Wakil Komandan Jenderal Sekolah Staf dan Komando ABRI (1974), Komandan Sekolah Staf dan Komando Gabungan ABRI (25 Juni 1974-25 Juni 1977), dan Kepala Pusat Cadangan Nasional Dephankam (15 Juni 1977-1980).
Setelah pensiun dari TNI, Julius kemudian mengemban jabatan Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) periode 10 Agustus 1983 higgga 13 Agustus 1988.
4. Letjen TNI Moergito
Moergito menjadi Danjen Akademi TNI ke-7 dengan masa jabatan dari 7 Juni 1983 hingga 21 Februari 1985. Dia menggantikan Letjen TNI Julius Henuhili dan menjadi penerus dari kesatuan TNI AD.
Dia mengawali karier militernya sebagai Anggota Staf Intel Divisi VI/Narotama di Mojokerto (1946). Empat tahun kemudian, Moergito ditunjuk menjadi Komandan Kompi III Batalyon 48/527 di Lumajang (1950) dan Komandan Batalyon 519/Res 17 di Sidoarjo (1962).
Kariernya berlanjut menjadi Gumil Pusdikif (1965), Komandan Kodim 0816/Sidoarjo (1967), Kepala Staf Korem 081/Dirotsaha Jaya (1968-1969), Kepala Penerangan Kodam VIII/Brawijaya (1969-1970), Wakil Komandan Kologdam VIII/Brawijaya (1971-1971), Komandan Brigif 2/Probolinggo (1971-1972), dan Asisten 5/Teritorial Kasdam VIII/Brawijaya (1973-1973).
Karier Moergito semakin mentereng ketika dipercaya mengemban amanat menjadi Komandan Korem 082/Citra Panca Yudha Jaya (1974-1975), Komandan Korem 083/Baladhika Jaya (1975-1977), Kasdam IX/Mulawarman (1977-1978), Kasdam VIII/Brawijaya (1978-1980), Pangdam IX/Mulawarman (1980-1981), dan Pangdam VIII/Brawijaya (1981-1983). Puncaknya ketika menjadi Danjen AKABRI pada 1983-1985.
5. Mayjen TNI Soedarto
Soedarto merupakan Danjen Akademi TNI ke-11 dengan masa jabatan 11 Agustus 1990-11 Februari 1993. Dia ditunjuk mengisi kursi yang ditinggal Marsekal Muda TNI Soegiantoro.
6. Mayjen TNI Purwantono
Purwantono menjabat Danjen Akademi TNI dengan masa jabatan 1 Februari 1996 hingga 11 Agustus 1997. Ia menjadi Danjen Akademi TNI menggantikan Laksamana Muda TNI I Nyoman Suharta.
7. Letjen TNI Muzani Syukur
Muzani Syukur mengemban amanat sebagai Danjen Akademi TNI ke-16 yang kala itu masih bernama Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) dengan periode masa jabatan 1997-1998. Jebolan dari Akademi Militer Nasional (AMN) tahun 1965 ini menggantikan Mayjen TNI Purwantono.
Muzani Syukur juga tercatat pernah mengisi sejumlah jabatan selama karier militernya. Mulai dari Danrem 061/Surya Kencana (1987-1988), Pangdivif 2/Kostrad (1990-1991), Pangdam III/Siliwangi (1993-1995), dan Inspektur Jenderal Angkatan Darat (Irjenad) (1995-1997).
Julius Henuhili adalah Pati TNI AD berikutnya yang mengemban amanat Danjen Akademi TNI ke-6 dengan periode 29 Desember 1980 sampai 7 Juni 1983. Ia menggantikan posisi yang ditinggalkan Jenderal TNI (HOR) Soesilo Soedarman.
Dalam karier militernya, Julius juga pernah menduduki jabatan Kepala Staf Komando Pertahanan Udara AD (1962-1965), Sekretaris Wakil Panglima Komando Operasi Tertinggi (1966-1967), Kepala Staf Pribadi Ketua MPRS (1967-1970), Deputi Operasi Danjen AKABRI (Januari 1970-10 Oktober 1970), Panglima Kodam XIII/Merdeka (15 Desember 1971-25 Februari 1974), Wakil Komandan Jenderal Sekolah Staf dan Komando ABRI (1974), Komandan Sekolah Staf dan Komando Gabungan ABRI (25 Juni 1974-25 Juni 1977), dan Kepala Pusat Cadangan Nasional Dephankam (15 Juni 1977-1980).
Setelah pensiun dari TNI, Julius kemudian mengemban jabatan Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) periode 10 Agustus 1983 higgga 13 Agustus 1988.
4. Letjen TNI Moergito
Moergito menjadi Danjen Akademi TNI ke-7 dengan masa jabatan dari 7 Juni 1983 hingga 21 Februari 1985. Dia menggantikan Letjen TNI Julius Henuhili dan menjadi penerus dari kesatuan TNI AD.
Dia mengawali karier militernya sebagai Anggota Staf Intel Divisi VI/Narotama di Mojokerto (1946). Empat tahun kemudian, Moergito ditunjuk menjadi Komandan Kompi III Batalyon 48/527 di Lumajang (1950) dan Komandan Batalyon 519/Res 17 di Sidoarjo (1962).
Kariernya berlanjut menjadi Gumil Pusdikif (1965), Komandan Kodim 0816/Sidoarjo (1967), Kepala Staf Korem 081/Dirotsaha Jaya (1968-1969), Kepala Penerangan Kodam VIII/Brawijaya (1969-1970), Wakil Komandan Kologdam VIII/Brawijaya (1971-1971), Komandan Brigif 2/Probolinggo (1971-1972), dan Asisten 5/Teritorial Kasdam VIII/Brawijaya (1973-1973).
Karier Moergito semakin mentereng ketika dipercaya mengemban amanat menjadi Komandan Korem 082/Citra Panca Yudha Jaya (1974-1975), Komandan Korem 083/Baladhika Jaya (1975-1977), Kasdam IX/Mulawarman (1977-1978), Kasdam VIII/Brawijaya (1978-1980), Pangdam IX/Mulawarman (1980-1981), dan Pangdam VIII/Brawijaya (1981-1983). Puncaknya ketika menjadi Danjen AKABRI pada 1983-1985.
5. Mayjen TNI Soedarto
Soedarto merupakan Danjen Akademi TNI ke-11 dengan masa jabatan 11 Agustus 1990-11 Februari 1993. Dia ditunjuk mengisi kursi yang ditinggal Marsekal Muda TNI Soegiantoro.
6. Mayjen TNI Purwantono
Purwantono menjabat Danjen Akademi TNI dengan masa jabatan 1 Februari 1996 hingga 11 Agustus 1997. Ia menjadi Danjen Akademi TNI menggantikan Laksamana Muda TNI I Nyoman Suharta.
7. Letjen TNI Muzani Syukur
Muzani Syukur mengemban amanat sebagai Danjen Akademi TNI ke-16 yang kala itu masih bernama Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) dengan periode masa jabatan 1997-1998. Jebolan dari Akademi Militer Nasional (AMN) tahun 1965 ini menggantikan Mayjen TNI Purwantono.
Muzani Syukur juga tercatat pernah mengisi sejumlah jabatan selama karier militernya. Mulai dari Danrem 061/Surya Kencana (1987-1988), Pangdivif 2/Kostrad (1990-1991), Pangdam III/Siliwangi (1993-1995), dan Inspektur Jenderal Angkatan Darat (Irjenad) (1995-1997).
Lihat Juga :