Nyamuk dan Masalah Kesehatan

Jum'at, 10 Maret 2023 - 13:03 WIB
loading...
A A A
Pernah pula ada penelitian menarik dari Colorado State University (CSU) yang di presentasikan di pertemuan tahunan American Society of Tropical Medicine & Hygiene di Atlanta, Georgia, di mana para penelitinya mengatakan bahwa nyamuk aedes aegypti dapat menularkan tiga penyakit sekaligus dalam satu gigitannya, zika, chikunguya dan dengue.

Memang para penelitinya menyampaikan bahwa tiga penyakit yang dapat ditularkan itu belum tentu akan menimbulkan tiga penyakit pada manusia yang digigitnya, dan juga tidak memberi dampak klinik yang berarti, mungkin tidaklah berat. Para peneliti ini kini mencoba memulai apakah selain 3 penyakit itu maka seekor nyamuk kecil itu dapat juga sekaligus ada yellow fever dalam dirinya. Tentu saja publikasi ini perlu analisa lebih lanjut dan lebih tajam lagi.

Unik
Selain soal penyakit, ternyata masing-masing jenis nyamuk punya keunikan dalam frekuensi mengepakkan sayapnya. Culex stigmatosoma betina misalnya, mengepakkan sayapnya (wingbeat) dalam frekuensi 350 hertz, sementara Culex tarsalis dapat sampai 550 hertz. Karena perbedaan ini maka frekuensi kepak sayap dapat menjadi semacam “sidik jari” (finger print) untuk identifikasi nyamuk, suatu hal yang mungkin menarik dalam kerangka riset vektor yang dilakukan di Indonesia.

Sebenarnya ini bukan hal baru. Robert Hooke pada abad ke 17 dapat menyelaraskan suara kepak saya serangga dengan bunyi nada, tentu dengan ketajaman telinganya. Pada tahun 1952 seorang entomologist Finlandia, Sotovalta, menulis di Jurnal Nature yang menyebutkan bahwa dia dapat
mengobservasi kepak sayap tidak hanya dengan kamera (melalui metode chronophotograhic) tapi juga dengan mendengarnya langsung di alam terbuka. Sotovalta menulis:”The acoustic method makes it possible to observe insects in free flight”.

Para ahli tadinya menduga bahwa nyamuk betina pada dasarnya tuli, atau setidaknya tidaklah terlalu memperhatikan nada. Kenyataannya mungkin berbeda. Laboratorium Laura Harrington’s di Cornell melakukan penelitian dengan”mendekatkan” nyamuk betina dan jantan serta memasang mikrofon di dekat mereka berdua. Hasilnya cukup mencengangkan dan disebut sebagai terobosan dalam penelitian “sound and entomology”.

Rupanya nyamuk jantan menari dan mengeluarkan suara tertentu, kirakira merayu ngajak “kawin”, dan nyamuk betina ternyata merespons suara yang dikeluarkan sang nyamuk jantan, dan bahkan mereka berkomunikasi dalam “nada” yang sama.

Penelitinya mengatakan: “we discover that male and female actually sing to each other. They harmonise just prior to mating”. “Suara rayuan” (penelitinya menyebutnya sebagai mating song) ini bukan berasal dari pita suara, tapi dari kepak sayap nyamuk itu. Nampaknya pengetahuan “sound and entomology” ini perlu terus dikembangkan sehingga bukan tidak mungkin akan dapat cara mengendalikan nyamuk lewat pendekatan suara ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SBY Lapor ke Jokowi...
SBY Lapor ke Jokowi Jadi Penasihat Khusus Aliansi Sedunia Membasmi Malaria
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Wantimpres Saksikan Hibah Alkes untuk Tangani Malaria di Papua
Kasus DBD Meningkat,...
Kasus DBD Meningkat, Yerry Tawalujan Sebut Partai Perindo Gencar Lakukan Penanggulangan ke Lapangan
Obat Malaria Menipis,...
Obat Malaria Menipis, Perindo Sumut Minta Masyarakat Budayakan Hidup Bersih
Ulang Tahun ke-44, AHY...
Ulang Tahun ke-44, AHY Terserang DBD
Ini Kiprah Enesis Turut...
Ini Kiprah Enesis Turut Ambil Bagian di Peringatan ASEAN Dengue Day 2022
Malaria Monyet Terdeteksi...
Malaria Monyet Terdeteksi di Aceh! Yuk Kenali Gejala dan Pola Penularannya
Waspada Malaria Monyet,...
Waspada Malaria Monyet, Kasus Meningkat di Malaysia dan Muncul di Aceh
Rekor! Angka Kematian...
Rekor! Angka Kematian DBD di Indonesia Turun ke 0,4 Persen, Target Nol Kematian 2030 Kian Nyata
Rekomendasi
Cemas karena Ekonomi...
Cemas karena Ekonomi Terpuruk? Baca Doa Ini Bakda Ashar Hari Jumat, InsyaAllah Mustajab!
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
Kangen Dono dan Kasino,...
Kangen Dono dan Kasino, Indro Warkop Ciptakan Lagu 'Dan Aku Rindu'
Berita Terkini
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved