Dukung Jaksa Agung, Komisi III DPR Minta Pejabat Kejagung Fokus Kerja
Kamis, 09 Maret 2023 - 20:04 WIB
loading...
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta seluruh jajaran Kejagung mengikuti arahan dari Jaksa Agung dan lebih fokus bekerja. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Komisi III DPR mendukung Kejaksaan Agung ( Kejagung ) yang memerintahkan seluruh jajaran beserta keluarganya agar tidak memamerkan harta dan gaya hidup mewah. Perintah ini disampaikan Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin yang mengingatkan agar masus pejabat Ditjen Pajak Rafael Alun dapat dijadikan pembelajaran bagi seluruh jajaran Korps Adhyaksa, karena ia tak akan segan memberikan sanksi pencopotan.
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni juga meminta seluruh jajaran Kejagung mengikuti arahan dari Jaksa Agung dan lebih fokus bekerja. Ia juga mendukung pencopotan pejabat Kejagung yang suka pamer harta dari sumber yang tidak halal.
"Saya kira seluruh jajaran Kejaksaan Agung harus benar-benar perhatikan dan ikuti instruksi dari Jaksa Agung. Fokus pada pekerjaan, hindari hal-hal yang tidak substantif. Peringatan keras dari Jaksa Agung ini bukan sekedar lip service semata. Bahkan bukan hanya yang pamer harta, tapi yang hartanya didapat dari proses-proses yang tidak halal juga harus dicopot. Jadi pejabat kejaksaan boleh saja hidup mewah, tapi jangan dari uang korupsi," kata Sahroni kepada wartawan, Kamis (9/3/2023).
Menurut Sahroni, saat ini kinerja Kejagung sedang baik dan mendapat apresiasi dari banyak pihak. Berbagai kasus- kakap sedang ditangani Kejagung. Untuk itu, politikus Partai Nasdem ini tidak ingin karena satu atau dua kesalahan anggotanya, kepercayaan besar masyarakat kepada Kejaksaan Agung hilang seketika.
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni juga meminta seluruh jajaran Kejagung mengikuti arahan dari Jaksa Agung dan lebih fokus bekerja. Ia juga mendukung pencopotan pejabat Kejagung yang suka pamer harta dari sumber yang tidak halal.
"Saya kira seluruh jajaran Kejaksaan Agung harus benar-benar perhatikan dan ikuti instruksi dari Jaksa Agung. Fokus pada pekerjaan, hindari hal-hal yang tidak substantif. Peringatan keras dari Jaksa Agung ini bukan sekedar lip service semata. Bahkan bukan hanya yang pamer harta, tapi yang hartanya didapat dari proses-proses yang tidak halal juga harus dicopot. Jadi pejabat kejaksaan boleh saja hidup mewah, tapi jangan dari uang korupsi," kata Sahroni kepada wartawan, Kamis (9/3/2023).
Menurut Sahroni, saat ini kinerja Kejagung sedang baik dan mendapat apresiasi dari banyak pihak. Berbagai kasus- kakap sedang ditangani Kejagung. Untuk itu, politikus Partai Nasdem ini tidak ingin karena satu atau dua kesalahan anggotanya, kepercayaan besar masyarakat kepada Kejaksaan Agung hilang seketika.
Lihat Juga :