Gerindra Bicara Reshuffle Kabinet Jelang Rabu Pon
Selasa, 07 Maret 2023 - 11:00 WIB
loading...
Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menekankan, reshuffle kabinet merupakan hak prerogatif Presiden Jokowi, sehingga Gerindra enggan mencampurinya. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Partai Gerindra menanggapi isu reshuffle kabinet menjelang Rabu Pon yang jatuh pada 8 Maret 2023. Perombakan kabinet menguat setelah Zainudin Amali mengungkapkan niat mundur dari jabatan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) setelah terpilih menjadi Wakil Ketua Umum (Waketum) 1 PSSI.
Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menekankan, reshuffle kabinet merupakan hak prerogatif Presiden Joko Widodo (Jokowi), sehingga Gerindra enggan mencampurinya.
"Ya saya berulang kali menyatakan itu mau Rabu Pon, Rabu Pahing, Rabu Legi itu juga soal reshuffle adalah hak prerogatif daripada Pak Presiden Jokowi. Kami tidak dalam ranah mencampuri itu," kata Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (6/3/2023).
Baca juga: Menpora Zainudin Amali Mundur, Wapres Sebut Tak Hubungan dengan Reshuffle Kabinet
Gerindra menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi untuk merombak atau tidak kabinetnya. Ketika dibutuhkan, maka reshuffle kabinet akan dilakukan.
"Kita serahkan kepada Pak Presiden yang mempunyai hak prerogatif dan kita akan tunggu saja kapan Pak Presiden membutuhkan reshuffle dia pasti akan atau beliau pasti akan melakukan," ujar Dasco.
Wakil Ketua DPR ini mengatakan, Gerindra juga tidak mempersoalkan siapa pun sosok yang dipilih jika nantinya reshuffle kabinet benar terjadi. Termasuk nama mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Andika Perkasa yang diisukan sebagai salah satu kandidat.
Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menekankan, reshuffle kabinet merupakan hak prerogatif Presiden Joko Widodo (Jokowi), sehingga Gerindra enggan mencampurinya.
"Ya saya berulang kali menyatakan itu mau Rabu Pon, Rabu Pahing, Rabu Legi itu juga soal reshuffle adalah hak prerogatif daripada Pak Presiden Jokowi. Kami tidak dalam ranah mencampuri itu," kata Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (6/3/2023).
Baca juga: Menpora Zainudin Amali Mundur, Wapres Sebut Tak Hubungan dengan Reshuffle Kabinet
Gerindra menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi untuk merombak atau tidak kabinetnya. Ketika dibutuhkan, maka reshuffle kabinet akan dilakukan.
"Kita serahkan kepada Pak Presiden yang mempunyai hak prerogatif dan kita akan tunggu saja kapan Pak Presiden membutuhkan reshuffle dia pasti akan atau beliau pasti akan melakukan," ujar Dasco.
Wakil Ketua DPR ini mengatakan, Gerindra juga tidak mempersoalkan siapa pun sosok yang dipilih jika nantinya reshuffle kabinet benar terjadi. Termasuk nama mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Andika Perkasa yang diisukan sebagai salah satu kandidat.
Lihat Juga :