Eko Darmanto Diklarifikasi KPK soal Utang Rp9 Miliar hingga Koleksi Mobil Langka

Selasa, 07 Maret 2023 - 09:53 WIB
loading...
Eko Darmanto Diklarifikasi...
Mantan Kepala Bea Cukai Yogyakarta Eko Darmanto (dua dari kanan) telah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (7/3/2023). FOTO/MPI/ACHMD AL FIQRI
A A A
JAKARTA - Mantan Kepala Bea Cukai Yogyakarta Eko Darmanto menjalani klarifikasi harta kekayaan di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (7/3/2023). Eko yang telah dicopot dari jabatannya itu diklarifikasi terkait utang Rp9 miliar dan koleksi mobil antik miliknya.

"Karena kita lihat utangnya kok gede bener sampai Rp9 miliar. Kita lihat asetnya, lah kok iya asetnya cuma mobil, rumah cuma dua, jadi kita pengen tahu aja," kata Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan saat dikonfirmasi, Selasa (7/3/2023).

Pahala heran dengan besarnya jumlah utang Eko Darmanto dari tahun ke tahun. Karena itu, tim Kedeputian Pencegahan KPK bakal mengklarifikasi kejanggalan besaran utang Eko dengan gaji yang diperoleh sebagai pejabat Bea dan Cukai.



"Utangnya sih yang kita lihat. Gimana bayarnya. Cuma duit segitu. Nah jangan-jangan, utang cuma nutup doang. Karena asetnya kalau kita liat rumah cuma dua, tapi lu liat mobil antiknya kaya keris. Lu bilang Rp100 juta boleh, lu bilang Rp1 miliar boleh. Terserah lu aja," ujarnya.

Selain utang, KPK juga menyoroti koleksi mobil langka milik Eko Darmanto. Koleksi mobil Eko tergolong sangat jarang, jumlahnya sangat sedikit di Indonesia. Mobil tersebut bisa bernilai ekonomis sangat tinggi di kalangannya.

"Itu mobil direstorasi, apa lu yang ngerestorasi. Kalau lu belinya restorasi, dari mana lu beli, berapa harganya, tunjukin ke gua, yang jualnya. Iya itu bakal kita klarifikasi," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Sudewo Klaim Namanya...
Sudewo Klaim Namanya Dicatut Soal Pemerasan Jabatan Perangkat Desa, KPK: Publik Bisa Cermati Dakwaan
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Fuad Hasan Absen karena...
Fuad Hasan Absen karena Kondisi Kesehatan, KPK Minta Bukti
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Disebut di Persidangan, Siapa Layak Jadi Penggantinya?
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni
Raffi Ahmad Buka Suara...
Raffi Ahmad Buka Suara soal Kasus Blueray, Tegaskan Tak Pernah Terima Barang Gratis
Nama Raffi Ahmad Terseret...
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Bluray Cargo, Respons Nagita Slavina Jadi Sorotan
Rekomendasi
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
Tatib Direvisi, DPR...
Tatib Direvisi, DPR Bisa Copot Kapolri hingga Pimpinan KPK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved