Kemenag Gandeng 17 Kementerian/Lembaga Sukseskan Program Kota Wakaf

Sabtu, 18 Februari 2023 - 19:15 WIB
loading...
Kemenag Gandeng 17 Kementerian/Lembaga...
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas) Islam, Kamaruddin Amin mengatakan Program Kota Wakaf pada dasarnya adalah memaksimalkan potensi wakaf untuk kesejahteraan umat dan masyarakat sekitar. Foto/Kemenag
A A A
JAKARTA - Untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi masyarakat dan daerah pasca pandemi Covid-19, pemerintah tengah merancang Program Kota Wakaf yang rencananya akan diterapkan di seluruh kota di Indonesia.

Direktorat Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag) selaku inisiator Program Kota Wakaf, telah menggandeng 17 kementerian atau lembaga negara untuk menyukseskan Program Kota Wakaf sebagai langkah tepat kebangkitan serta ketahanan ekonomi umat dan daerah. Baca juga: Kemenag Kaji Kenaikan Setoran Awal Biaya Haji di Kisaran Rp30-50 Juta

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas) Islam, Kamaruddin Amin mengatakan Program Kota Wakaf pada dasarnya adalah memaksimalkan potensi wakaf untuk kesejahteraan umat dan masyarakat sekitar.

“Pertama, kita restrukturisasi dulu tata kelola dan akuntabilitas pengelolaan wakaf, agar pondasi Program Kota Wakaf kokoh saat menopang kebangkitan serta pertumbuhan perekonomian masyarakat dan daerah,” ujar Kamaruddin kepada wartawan, Sabtu (18/2/2023).

Setelah benar-benar paripurna, lanjut Kamaruddin, aset wakaf yang tersebar di kota-kota di penjuru Tanah Air akan dilihat potensi dan nilai lebih ekonominya untuk diberdayakan sebagai pusat kegiatan ekonomi dari berbagai bidang yang melibatkan 17 kementerian dan lembaga negara.

Ditjen Bimas Islam Kemenag mempersilakan kementerian atau lembaga negara terkait manjalankan program mereka di aset-aset wakaf, yang tentunya memiliki manfaat ekonomi lebih bagi masyarakat.

“Saya ambil contoh, misalnya Kementerian Pariwisata dan Industri Kreatif bisa membangun tempat-tempat wisata di aset wakaf sebuah kota, yang tentunya dapat menambah pemasukan masyarakat maupun daerah,” lanjut Kamaruddin.

Meski diberdayakan oleh kementerian atau lembaga negara terkait, Kamaruddin memastikan dokumen wakaf milik masyarakat tidak akah hilang karena tercatat dengan baik oleh negara. Dia memastikan pihaknya terus menggodok model ‘program bersama’ Direktorat Bimas Islam dengan 17 Kementerian/Lembaga negara dalam Program Kota Wakaf.

“Kita juga telah membentuk tim task forces, project management unit atau sejenisnya untuk menguji efektivitas kesiapan program bersama di Kota Wakaf,” terang Kamaruddin.

“Regulasi juga kita susun dan disiapkan dalam bentuk MoU. Insya Allah Program Kota Wakaf akan segera dirasakan manfaatnya bagi masyarakat dan daerah,” tutur sambungnya.

Senada dengan Kamaruddin Amin, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Direktorat Bimas Islam Kemenag Tarmizi Tohor menilai Program Wakaf adalah salah satu solusi kebangkitan ekonomi umat dan daerah.

Putera asli Kabupaten Meranti ini menyebut Program Kota Wakaf akan sukses, tepat sasaran jika 17 Kementerian/Lembaga negara memiliki komitmen bersama untuk mengembangkan aset wakaf di kota-kota se-Indonesia.

“Komitmen ini yang kita perkuat agar Program Kota Wakaf menjadi soko guru kebangkitan ekonomi umat dan daerah,” tutur Tarmizi.

Tarmizi juga mengajak masyarakat untuk menggunakan Cash Waqf Linked Sukuk Ritel (CWLS Ritel), yakni investasi wakaf uang pada sukuk negara yang imbalannya disalurkan oleh Nazhir (pengelola dana dan kegiatan wakaf) untuk membiayai program sosial dan pemberdayaan ekonomi umat. Baca juga: Biaya Haji Turun dari Usulan Kemenag, DPR Sebut Pelayanan Jamaah Tak Berkurang

“Jangan lupa, wakaf juga bisa dalam bentuk uang yang dapat digunakan untuk membangun berbagai infrastruktur dalam Program Kota Wakaf,” pungkas Tarmizi.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
4th ICOP Darunnajah...
4th ICOP Darunnajah Bersama Menteri ATR/BPN, Pesantren Siap Pimpin Optimalisasi Wakaf Nasional
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Kemenag Dorong Waisak...
Kemenag Dorong Waisak 2026 di Borobudur Jadi Ruang Spiritualitas dan Perdamaian
Kemenag Gelar Sidang...
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Zulhijjah dan Iduladha 2026 Sore Ini
Kemenag Cabut Izin Ponpes...
Kemenag Cabut Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati Buntut Kasus Pencabulan Santriwati
Insentif Guru PAI Tahap...
Insentif Guru PAI Tahap II 2026 Cair, Berikut Besaran dan Jumlah Penerimanya
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Rekomendasi
Garap Proyek Listrik...
Garap Proyek Listrik di Sumba, Liliana Tanoesoedibjo Optimistis Indonesia Bersinar di Miss World 2026
Tiga Tahun Program Mangrove...
Tiga Tahun Program Mangrove NHM di Kao Tunjukkan Hasil Nyata bagi Pemulihan Ekosistem Pesisir
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Berita Terkini
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Tersangka Baru Kasus...
Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Penangguhan Penahanan
DPR: Swasembada Migas...
DPR: Swasembada Migas Sama Pentingnya dengan Swasembada Pangan
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Polda Metro: 94 Saksi dan 26 Ahli Sudah Diperiksa
Dokter Tifa Didampingi...
Dokter Tifa Didampingi Refly Harun Masuk Ruang Tahanan Polda Metro Jaya, Langsung Ditahan?
Penampakan Roy Suryo...
Penampakan Roy Suryo usai Ditahan: Menenteng Rompi Oranye, Enggan Komentar
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Program Utama Pemerintahan Prabowo-Gibran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved