Dinamika dan Konfigurasi Koalisi Menuju Pilpres 2024

Rabu, 15 Februari 2023 - 12:04 WIB
loading...
A A A
Dari ketiga faktor ini, memang ada pertimbangan ideologis, namun tidak menjadi mainstream. Sementara itu faktor pragmatis terasa lebih kuat dalam dinamika politik pembentukan koalisi di Indonesia. Hal itu bisa dicermati oleh pola perilaku partai-partai politik yang membentuk koalisi, umumnya didorong oleh motivasi office seeking, bukan policy seeking (Aspinall, 2019).

Sebab, pada kenyataannya, banyak koalisi yang tidak memperhatikan kedekatan preferensi kebijakan, apalagi dalam praktiknya masalah ideologi partai amat jarang menjadi perhatian.

Hal ini membuktikan kurangnya perhatian dan komitmen partai pada kebijakan publik serta melemahnya ideologi partai politik dari waktu ke waktu. Partai politik lebih fokus bagaimana agar mereka bisa mendapat bagian dari jatah kue kekuasaan.

Seperti yang kita lihat pada partai koalisi dalam pemerintahan saat ini. Dari 9 partai politik dalam parlemen, 7 di antaranya merupakan partai koalisi. Selaras dengan apa yang disampaikan Mair dan Katz (2002), partai politik memiliki kepentingan kolektif yang sering kali mengesampingkan aspek ideologis.

Jika berbicara policy seeking, dari prediksi 4 poros koalisi, PDIP merupakan partai yang memiliki status sebagai partai terkuat. Sehingga berkoalisi dengan PDIP tentu sangat menggiurkan untuk menyamakan ideologi dan menjalankan kebijakan publik tertentu. Sebagai the rulling party, PDIP seharusnya mampu mempertahankan kekuasaan dan menarik sebanyak-banyaknya partai untuk berkoalisi.

Namun, jika mempertimbangkan motivasi office seeking, maka partai-partai politik tidak akan melihat PDIP sebagai jangkar utama dalam menentukan koalisi mereka. Partai-partai politik akan lebih menimbang siapa sosok yang hendak diusung sebagai capres atau cawapres di Pemilu 2024 mendatang.

Bagaimanapun juga figur capres menjadi penentu. Perkembangan demokrasi Indonesia masih dipengaruhi oleh model kekuatan patronase yang kuat. Karena itu, untuk memenangi Pilpres 2024, dibutuhkan kandidat yang mumpuni serta memiliki kans kemenangan yang tinggi sehingga kemampuan mengusung pasangan capres-cawapres potensial menjadi kunci yang memengaruhi soliditas koalisi.

Jika pasangan yang diusung tidak memiliki potensi besar memenangi pilpres, maka kemungkinan akan ada tarikan politik untuk berpindah ke koalisi lain.

Sejauh ini hampir mayoritas survei lintas lembaga menunjukkan adanya tiga kandidat terkuat untuk diusung menjadi capres. Secara elektabilitas, Ganjar Pranowo masih berada di posisi pertama disusul Anies Baswedan yang bersaing ketat dengan Prabowo Subianto.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
MK: Parpol Melanggar...
MK: Parpol Melanggar Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan Bakal Didiskualifikasi
GKSR Minta Revisi UU...
GKSR Minta Revisi UU Pemilu Libatkan Partai Non-Parlemen dan Hapus Parliamentary Threshold
Kader Partai Berkarya...
Kader Partai Berkarya Diminta Mendukung Agenda Pembangunan Nasional
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Partai Kecoa Viral di...
Partai Kecoa Viral di India, 350.000 Orang Sudah Mendaftar, Syarat Anggota: Pengangguran dan Malas
Ketua Dewan Pembina...
Ketua Dewan Pembina PSI Banten Minta Seluruh Kader Berkegiatan Bersama Masyarakat
Rekomendasi
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Berita Terkini
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved