Soal Djoko Tjandra, Langkah Kapolri Copot Brigjen Prasetijo Diapresiasi
Rabu, 15 Juli 2020 - 21:48 WIB
loading...
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Abdul Rachman Thaha. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Abdul Rachman Thaha mengapresiasi keputusan tegas Kapolri Jenderal Pol Idham Azis yang mencopot Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri Brigjen Pol Prasetijo Utomo.
Pencopotan terkait dengan penerbitan surat jalan buron kasus korupsi Djoko Tjandra.
Pencopotan tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/1980/VII/KEP./2020 tertanggal 15 Juli 2020. Surat ditandatangani Asisten SDM Kapolri Irjen Pol Sutrisno Yudi Hermawan.
"Saya melihat, ini satu persatu dugaan yang saya pikirkan mulai terungkap. Terbukti hari ini, dengan mudahnya seorang Djoko Chandra yang bebas keluar masuk ke Indonesia ternyata sudah terskenario," kata Abdul Rachman dalam siaran persnya, Rabu (14/7/2020). (Baca juga: Pejabat Bareskrim Polri Dicopot Terkait Surat Jalan Djoko Tjandra )
Senator asal Sulawesi Tengah ini meyakini terbitnya surat jalan Djoko Tjandra adalah ulah oknum bukan institusi.
Pencopotan terkait dengan penerbitan surat jalan buron kasus korupsi Djoko Tjandra.
Pencopotan tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/1980/VII/KEP./2020 tertanggal 15 Juli 2020. Surat ditandatangani Asisten SDM Kapolri Irjen Pol Sutrisno Yudi Hermawan.
"Saya melihat, ini satu persatu dugaan yang saya pikirkan mulai terungkap. Terbukti hari ini, dengan mudahnya seorang Djoko Chandra yang bebas keluar masuk ke Indonesia ternyata sudah terskenario," kata Abdul Rachman dalam siaran persnya, Rabu (14/7/2020). (Baca juga: Pejabat Bareskrim Polri Dicopot Terkait Surat Jalan Djoko Tjandra )
Senator asal Sulawesi Tengah ini meyakini terbitnya surat jalan Djoko Tjandra adalah ulah oknum bukan institusi.
Lihat Juga :