Komisi XI DPR Soroti Pertumbuhan Ekonomi Tinggi tapi Kemiskinan Meningkat
Kamis, 09 Februari 2023 - 17:02 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi ditopang oleh komponen ekspor yang meningkat signifikan hingga 16,28%. Sektor komoditas seperti batu bara dan minyak sawit menjadi primadona. "Ironinya tenaga kerja di sektor ini tidak sebanyak sektor UMKM dan pertanian, sehingga peningkatan ekspor komoditas ini juga tidak memberikan pengaruh signifikan pada peningkatan kesejahteraan rakyat," kata politikus PKB ini.
Fathan berharap agar ada terobosan kebijakan dari pemerintah, sehingga kue pertumbuhan ekonomi bisa dinikmati secara merata. Salah satunya dengan peningkatkan akses kredit perbankan bagi kelompok menengah ke bawah. Menurutnya, mayoritas rumah tangga di Indonesia belum mampu menjangkau akses kredit sehingga meminimalkan potensi usaha.
Baca juga: Wapres Minta Penggunaan Anggraan Kemiskinan Harus Jitu
"Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLKI) 2022 menyebutkan indeksnya literasi keuangan di Tanah Air hanya sebesar 49,68%. Padahal berbagai studi menyebutkan rumah tangga yang memiliki pengetahuan pada lembaga resmi penyedia pinjaman memiliki peluang kesejahteraan lebih baik," katanya.
Fathan meminta OJK sebagai regulator sektor keuangan bersama lembaga keuangan melakukan edukasi dan sosialisasi terkait solusi keuangan kepada masyarakat. Dengan demikian berbagai produk keuangan tersebut mampu mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.
Fathan berharap agar ada terobosan kebijakan dari pemerintah, sehingga kue pertumbuhan ekonomi bisa dinikmati secara merata. Salah satunya dengan peningkatkan akses kredit perbankan bagi kelompok menengah ke bawah. Menurutnya, mayoritas rumah tangga di Indonesia belum mampu menjangkau akses kredit sehingga meminimalkan potensi usaha.
Baca juga: Wapres Minta Penggunaan Anggraan Kemiskinan Harus Jitu
"Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLKI) 2022 menyebutkan indeksnya literasi keuangan di Tanah Air hanya sebesar 49,68%. Padahal berbagai studi menyebutkan rumah tangga yang memiliki pengetahuan pada lembaga resmi penyedia pinjaman memiliki peluang kesejahteraan lebih baik," katanya.
Fathan meminta OJK sebagai regulator sektor keuangan bersama lembaga keuangan melakukan edukasi dan sosialisasi terkait solusi keuangan kepada masyarakat. Dengan demikian berbagai produk keuangan tersebut mampu mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.
Lihat Juga :