DPR Dorong Pemerintah dan BUMN Farmasi Racik Grand Design Obat dan Alkes

Rabu, 15 Juli 2020 - 14:06 WIB
loading...
DPR Dorong Pemerintah...
Komisi IX DPR mendorong kepada Menkes bersama dengan Kemenristek/BRIN, BPOM dan juga holding BUMN Farmasi membuat grand design kemandirian obat dan alkes. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komisi IX DPR mendorong kepada Menteri Kesehatan (Menkes) bersama dengan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek)/Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dan juga holding BUMN Farmasi untuk membuat grand design kemandirian obat dan alkes.

(Baca juga: Bertambah 1.591 Kasus, Akumulasi Pasien Positif Covid-19 Mencapai 78.572 Orang)

Tidak hanya untuk mengendalikan pandemi virus Corona (Covid-19) tapi juga untuk di masa mendatang. Hal ini menjadi salah satu kesimpulan dari Rapat Kerja (Raker) Komisi IX DPR bersama dengan Menkes Terawan Agus Putranto, Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro, Kepala BPOM Penny Lukito dan PT Bio Farma pada Selasa (15/7/2002) kemarin.

"Komisi IX DPR mendesak Kemenkes bersama Kemenristek/BRIN, BPOM ddan holding BUMN Farmasi menyusun grand design penelitian pengembangan kemandirian obat dan alkes dengan mempertimbangkan pola penyakit di Indonesia dan kebutuhan obat dan alkes, sehingga instruksi Presiden Nomor 6/2016 tentang Percepatan Pengembangan Industri Farmasi dan Alkes dapat dilaksanakan secara terukur," kata Wakil Ketua Komisi IX DPR Melkiades Laka Lena membacakan simpulan Raker.

(Baca juga: Positif Covid-19 di 412 Kabupaten/Kota di Bawah 100 Kasus)

Melki melanjutkan, Komisi IX DPR mendesak Kemenkes bersama Kemenritsek/BRIN berkoordinasi dengan Kemenkeu dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas untuk adanya peningkatan anggaran riset dan inovasi khususnya untuk pengembangan bahan baku obat dalam negeri. Pihaknya juga meminta agar pemerintah memberikan dukungan penuh untuk mengembangkan dan memproduksi vaksin Covid-19.

"Komisi IX DPR mendesak pemerintah untuk memberi dukungan penuh dalam seluruh proses penelitian, pengembangan dan produksi vaksin Covid-19 serta menjamin seluruh masyarakat mendapatkan akes terhadap vaksin ini," ujarnya.

Kemudian, sambung Melki, Komisi IX DPR mendesak Kemenkes dan BPOM mengambil kebijakan strategis untuk menjamin bahwa produk inovasi di bawah konsorsium riset dan inovasi Covid-19 Kemenristek/BRIN digunakan di fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk RS milik pemerintah pusat, ES BUMN, RS TNI/Polri, RS milik pemerintah daerah dan RS swasta yang memberikan pelayanan bagi pasien Covid-19.

Politikus Partai Golkar ini menuturkan, Komisi IX DPR mendesak Kemenkes, Kemenristek/BRIN dan BPOM untuk mengintensifkan upaya penelitian dan pengembangan Obat Moderen Asli Indonesia (OMAI) dengan menggali seluruh potensi sumber daya alam di seluruh pelosok Indonesia. Serta, bersinergi dengan lembaga riset diTanah Air terkait upaya pengendalian Covid-19.

"Kami mendorong Kemenkes, Kemenristek/BRIN dan BPOM memperkuat koordinasi dengan K/L terkait serta bersinergi dengan lembaga riset, universitas dan TNI/Polri dalam upaya penanganan Covid-19, termasuk dalam riset dan inovasi," jelasnya.

Legislator asal Nusa Tenggara Timur (NTT) ini menegaskan bahwa pada intinya Komisi IX mengapresiasi semua terobosan dan kolaborasi Menkes, Menristek, BPOM dalam menghasilkan alat kesehatan dan obat khususnya OMAI dalam menangani virus Covid-19 khususnya pembuatan vaksin oleh PT Bio Farma.

"Kami juga mendorong penggunaan hasil riset alkes dan obat yang telah memenuhi syarat digunakan di Rumah Sakit baik milik pemerintah BUMN TNI Polri swasta sehingga benar-benar dirasakan manfaatnya. Kerja sama dengan berbagai pihak khususnya TNI Polri sangat penting dalam menangani Covid-19 termasuk dalam riset dan inovasi," pungkas Melki.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polemik Anggaran MBG...
Polemik Anggaran MBG Kental Nuansa Politik, Pengamat Kebijakan Publik: Secara Prosedural Sudah Disepakati DPR
Daftar Lengkap 580 Anggota...
Daftar Lengkap 580 Anggota DPR yang Dilantik Hari Ini
Sumpah/Janji Anggota...
Sumpah/Janji Anggota DPR yang Diucapkan Sebelum Memangku Jabatan
Waspadai Lagi Covid-19,...
Waspadai Lagi Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Prokes dan Hidup Sehat
Saran Epidemiolog Cegah...
Saran Epidemiolog Cegah Lonjakan Covid-19 saat Libur Nataru
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Menko Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Panik
Meningkatkan Pelayanan...
Meningkatkan Pelayanan Penanganan Diabetes Melitus Tipe 2 lewat Terapi Pengobatan Inovatif
Kunjungi Pengobatan...
Kunjungi Pengobatan Gratis di Tangerang, Marinus PDIP: Manfaatkan, Biaya Berobat Mahal
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Rekomendasi
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Tips MotionTrade: Modus...
Tips MotionTrade: Modus Penipuan Berkedok Customer Service, Investor Wajib Waspada!
Berita Terkini
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
BKKBN Tekankan Peran...
BKKBN Tekankan Peran Ayah Kunci Pembentukan Karakter Anak
Ade Darmawan Yakin Jokowi...
Ade Darmawan Yakin Jokowi Kecewa Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Kejari Jaksel
Tak Ditahan, Roy Suryo...
Tak Ditahan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikenakan Wajib Lapor
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved