3 Latihan Denjaka Paling Berat, Nomor Terakhir Taruhannya Nyawa

Minggu, 05 Februari 2023 - 11:03 WIB
loading...
3 Latihan Denjaka Paling...
Terdapat tiga latihan Denjaka paling berat yang bisa diketahui. Foto DOK ist
A A A
JAKARTA - Terdapat tiga latihan Denjaka paling berat yang bisa diketahui. Bahkan nyawa adalah salah satu taruhannya.

Denjaka atau Detasemen Jalamangkara merupakan detasemen penanggulangan teror aspek laut gabungan dari personel Komando Pasukan Katak dan Batalyon Intai Amfibi Korps Marinir TNI AL.

Sebagai pasukan yang akan menjalankan operasi antiteror mereka diharuskan mengikuti Kursus Penanggulangan Teror Aspek Laut (PTAL) dan menjalani beberapa latihan kemampuan fisik mulai dari berengan, bela diri, hingga terjun payung.

Baca juga : KSAD Kirim 20 Prajurit Kopassus Latihan Bersama Pasukan Khusus Korsel

Dilansir dari laman resmi TNI, kursus ini merupakan program khusus TNI-AL yang dilaksanakan dalam rangka melahirkan prajurit berkualifikasi kemampuan khusus Detasemen Jalamangkara (Denjaka) sebagai pasukan anti teror aspek laut.

Dalam kursus atau latihan Denjaka ini terdapat beberapa hal yang harus dilakukan oleh personilnya.

Berikut tiga latihan denjaka yang paling sadis :

1. Terjun Payung di Malam Hari

Latihan terjun payung untuk Denjaka dikenal lebih ganas dari biasanya. Karena pada latihan terjun payung biasa, parasut akan langsung dibuka ketika pasukan telah keluar dari pintu pesawat.

Sementara pasukan Denjaka dilatih untuk terjun bebas terlebih dahulu sebelum mengembangkan parasutnya supaya tidak mudah terdeteksi musuh. Tidak hanya itu, terkadang latihan ini juga akan dilakukan pada malam hari dengan jarak pandang terbatas.

Tidak hanya itu, para Denjaka juga biasanya akan dijatuhkan dari ketinggian yang sulit untuk dideteksi musuh.

Baca juga : Di Balik Latihan yang Superberat, Ini Gaji dan Tunjangan Kopassus

2. Bertahan Hidup di Hutan

Latihan Denjaka selanjutnya adalah bertahan hidup di hutan tanpa perbekalan dalam waktu berhari hari. Sehingga mereka dituntut untuk memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia.

Latihan ini bertujuan untuk melatih ketahanan fisik dan kemampuan perorangan. Mereka juga harus siap akan serangan binatang buas yang terdapat di hutan.

3. Berenang di Laut dengan Tangan dan Kaki Terikat

Bisa dibilang latihan Denjaka inilah yang paling berbahaya. Dimana mereka akan ditempa di tengah ombak ganas dan terkadang tangan dan kaki mereka juga akan diikat.

Tujuannya adalah untuk melatih daya tahan, kemampuan menyelamatkan diri dan bertahan hidup yang tinggi. Sehingga bila dihadapkan situasi sulit di tengah laut mereka dapat mengatasinya.

Tentunya bukan hanya tiga latihan ini saja yang akan dilakukan oleh pasukan Denjaka. Karena mereka juga akan dilatih untuk melakukan beberapa kemampuan khusus seperti menembak, lari dan berenang, peningkatan kemampuan bela diri, penguasaan taktis dan teknik penetrasi rahasia, darat, laut dan udara.
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Indonesia-Prancis Bakal...
Indonesia-Prancis Bakal Latihan Militer Gabungan Misi Pegasus pada September 2026
Sertijab, Kolonel Laut...
Sertijab, Kolonel Laut (PM) Khoirul Fuad Resmi Jabat Wadan Puspomal
KRI Canopus-936, Kapal...
KRI Canopus-936, Kapal Survei Canggih TNI AL yang Bisa Deteksi Ranjau Laut dan Jalur Kapal Selam
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Bea Cukai Pangkal Pinang...
Bea Cukai Pangkal Pinang Sebut 15 Kontainer PMM Telah Memenuhi Syarat
2 Tentara AS Hilang...
2 Tentara AS Hilang dalam Latihan Perang di Maroko, Diduga Jatuh ke Laut
Rekomendasi
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Berita Terkini
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Prabowo Bertemu Menlu...
Prabowo Bertemu Menlu Qatar di Istana Merdeka, Ini Tiga Poin yang Dibahas
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved