3 Juta Konten Negatif di Medsos Ditemukan: Pornografi, Hoaks, dan Ujaran Kebencian

Sabtu, 04 Februari 2023 - 19:50 WIB
loading...
3 Juta Konten Negatif...
Ilustrasi media sosial. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika ( Kominfo ) mengakui masih banyak konten negatif di media sosial ( medsos ) meski sudah meminta platform terkait untuk melakukan take down (penurunan) terhadap konten tersebut. Untuk pengawasan, Kominfo memiliki alat yang dinamakan Automatic Identification System (AIS), yang akan mengais (crawling) konten-konten negatif, termasuk pornografi.

“Mekanisme pengawasan, kita punya alat AIS automatic identification system, akan otomatis men-crawling konten-konten negatif. Termasuk pornografi,” kata Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Usman Kansong dalam Polemik MNC Trijaya yang bertajuk “Mau Dibawa ke Mana Industri Pers Kita?” secara daring, Sabtu (4/2/2023).

Bahkan, Usman mengungkapkan, Kominfo telah menemukan hampir 3 juta konten negatif, yang lebih dari separuhnya merupakan konten pornografi, kedua terbanyak konten hoaks, dan selanjutnya konten ujaran kebencian. “Kami menemukan 2 juta bahkan hampir 3 juta konten negatif, lebih separuhnya pornografi, nomor dua judi online, nomor selanjutnya ujaran kebencian,” ungkapnya.

Baca juga: Bicara Industri Pers, Dekan Fikom Unpad Tekankan Pentingnya Merevisi UU Pers yang Futuristis

Namun, kata dia, Kominfo tetap mengambil tindakan dengan meminta kepada platform untuk melakukan take down. Tetapi, jika sudah pelanggaran hukum maka akan langsung berurusan dengan polisi.

“Tetap kita tindak dari aspek middle stream, yaitu kita minta take down. Tapi kalau sudah tingkat pelanggaran hukum ya urusannya polisi, siapa itu ujaran kebencian sudah banyak yang berurusan dengan polisi,” imbuhnya.

Soal masih banyaknya konten negatif, dia menilai perlu kerja komprehensif dan kolaboratif dari hulu ke hilir guna mengurangi konten-konten negatif tersebut di medsos. “Kenapa masih banyak? ya masih banyak memang, bagaimana kita bisa mengurangi yang banyak itu dari hulu ke hilir, hulu ada literasi digital, hilir hukum yang bekerja. Jadi harus komprehensif dan kolaboratif, kalau tidak jalan dan akan tetap banyak,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Serangan ke Prabowo...
Serangan ke Prabowo di Medsos Tak Organik, Pengamat Curigai Pola yang Tidak Biasa
Dilaporkan ke Bareskrim...
Dilaporkan ke Bareskrim terkait Dugaan Ujaran Kebencian, Respons Abu Janda Mengejutkan
Tim Advokasi: Dedi Saputra...
Tim Advokasi: Dedi Saputra Cukup Dijatuhi Hukuman Pengawasan dan Kerja Sosial
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Rizky Billar Laporkan...
Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Selingkuh dengan Anak Ramzi
Rekomendasi
Gunakan MT Gamkonora,...
Gunakan MT Gamkonora, Pertamina Patra Niaga Tambah 450 Ribu Barel Minyak
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Berita Terkini
Bukan Sekadar Insinyur,...
Bukan Sekadar Insinyur, Alumni ITS Didorong Kuasai Kepemimpinan dan Finansial
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Ade Darmawan Minta Jaksa...
Ade Darmawan Minta Jaksa Tolak Segala Intervensi di Kasus Ijazah Jokowi
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved