Cerita Danjen Kopassus 3 Hari Tak Makan saat Mendaki Everest, Makan Muntah dan Alami Kejadian Aneh

Sabtu, 04 Februari 2023 - 06:40 WIB
loading...
A A A
”Saya di situ merenung, sedih dan malu. Masa pulang, saya perwira satu-satunya Akmil yang diharapkan untuk memimpin Everest, masa saya gagal menjalankan tugas. Lebih baik mati daripada gagal dalam tugas,” ucap Iwan.

Dengan kegigihan dan tekadnya, selama lima hari Iwan berhasil menyusul timnya yang lebih dahulu mendaki. Setelah kejadian itu, mantan Danrindam Jaya ini mengaku tidak pernah lagi terserang penyakit. Iwan selanjutnya terpilih memimpin tim terkuat dari selatan Nepal bersama Pratu Asmujiono dan Sertu Misirin. Satu tim lagi dipimpin Letnan Sudarto dari Tibet.

Perjuangan Iwan bersama timnya kembali diuji, di camp 4 timnya kehabisan logistik. Kondisi ini membuat Iwan tidak bisa mengonsumsi makanan sementara puncak gunung masih belum dicapai. “Tiga hari itu saya tidak makan, hanya makan muntah saja. Tidak ada makanan kan sudah habis,” paparnya.

Meski begitu, Lettu Iwan Setiawan bersama Pratu Asmujiono dan Sertu Misirin telah bertekad menancapkan Merah Putih di Puncak Everest meski nyawa sebagai taruhannya.

“Dari Camp 4 sampai puncak sampai jam 15.20 padahal aturannya jam 2 kalau tidak sampai, pasti pulangnya mati. Saya bertiga Asmujiono dan Misirin sudah berikrar lebih baik pulang nama dari pada gagal dalam tugas. Akhirnya 15.10 sampai di puncak, 10 menit foto-foto kita turun,” kenangnya.

Karena terlambat mencapai puncak, Iwan mengaku kemalaman di ketinggian 8.500 meter tanpa oksigen, sleeping bag, dan matras. Kondisi ini semakin diperparah dengan terputusnya hubungan dengan Kolat. Namun, keajiban dan peristiwa aneh dialami oleh ketiga pendaki dari Kopassus tersebut.

“Besoknya kita seperti ada yang membangunkan, cuaca cerah, semuanya putih, kita turun ke bawah semuanya kaget ternyata kita masih hidup,” kenangnya.

Mantan Danpusdikpassus ini mengingat pesan Danjen Kopassus Prabowo Subianto ketika akan mendaki untuk meluruskan niat jangan sekali-kali tebersit untuk menaklukan Mount Everest.

“Tugas kita ke sana adalah untuk menziarahi, menaklukan itu terkesan sombong dan angkuh karena itu alam yang punya Tuhan yang Maha Kuasa, banyak hal-hal mustahil yang di luar akal manusia normal terjadi. Kenapa bisa selamat, makanya bukan karena kita kuat, tapi Tuhan memberi kita kesempatan untuk kita menziarahi puncak tertinggi di dunia. Dari 24 negara hanya kita yang sampai duluan di 1997,” tutupnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aksi Heroik Pilot Marinir...
Aksi Heroik Pilot Marinir yang Gugur Ditembak demi Selamatkan Kopassus Di Timtim
23 Prajurit Kopassus...
23 Prajurit Kopassus dan Kostrad Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari Panglima TNI
Oditur Militer Minta...
Oditur Militer Minta Majelis Hakim Tolak Pledoi Terdakwa Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Ini Hal yang Memberatkan...
Ini Hal yang Memberatkan dan Meringankan 3 Anggota Kopassus Terdakwa Pembunuhan Kacab Bank
3 Anggota Kopassus Dituntut...
3 Anggota Kopassus Dituntut 4 hingga 12 Tahun Penjara di Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Tangis Istri Kacab Bank...
Tangis Istri Kacab Bank Pecah di Ruang Sidang Ungkap Doa Anak Minta Ayahnya Pulang Sebentar
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Profil Pangkopassus...
Profil Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Jenderal Kopassus Peraih Adhi Makayasa
Rekomendasi
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Berita Terkini
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved