Apresiasi Tokoh 212 kepada KSAD Dudung Dinilai Positif untuk Persatuan Indonesia
Kamis, 02 Februari 2023 - 20:54 WIB
loading...
A
A
A
"Saya melihatnya kalau yang positif itu bagus-bagus saja. Saya melihat soal apresiasi itu suatu yang baik. Menjaga Pancasila dan perekat bangsa. Saya objektif saja. Dalam konteks harus saling menghargai dan menghormati satu sama lain, saling memberikan apresiasi itu hal yang baik," katanya.
Ujang mendukung TNI-Polri, ulama, dan akademisi menggelar dialog kebangsaan. Hal itu dianggap penting untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda.
"Jiwa kebangsaan kita memperkokoh Pancasila penting digelorakan, ditanamkan kepada anak-anak bangsa. Kita menjaga bangsa, persatuan, agar Pancasila abadi di Bumi Pertiwi," katanya.
Ia berharap seluruh elemen dan anak bangsa semakin merawat jiwa persatuan dan kesatuan. Perbedaan dalam berbagai hal tidak boleh menjadi sumber pemecah belah bangsa.
"Kita boleh berbeda agama, suku, pilihan dan dukungan tapi tidak harus saling serang, menafikan, tapi perbedaan itu menjadi rahmat bagi bangsa ini. Kita jangan sampai menonjolkan perbedaan tapi bagaimana kita menyatukan perbedaan itu dengan konsep rahmatan lilalamin," katanya.
Ujang mendukung TNI-Polri, ulama, dan akademisi menggelar dialog kebangsaan. Hal itu dianggap penting untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda.
"Jiwa kebangsaan kita memperkokoh Pancasila penting digelorakan, ditanamkan kepada anak-anak bangsa. Kita menjaga bangsa, persatuan, agar Pancasila abadi di Bumi Pertiwi," katanya.
Ia berharap seluruh elemen dan anak bangsa semakin merawat jiwa persatuan dan kesatuan. Perbedaan dalam berbagai hal tidak boleh menjadi sumber pemecah belah bangsa.
"Kita boleh berbeda agama, suku, pilihan dan dukungan tapi tidak harus saling serang, menafikan, tapi perbedaan itu menjadi rahmat bagi bangsa ini. Kita jangan sampai menonjolkan perbedaan tapi bagaimana kita menyatukan perbedaan itu dengan konsep rahmatan lilalamin," katanya.
Lihat Juga :