Pakar Epidemiologi Sebut Kantor Jadi Tempat Berisiko Penularan COVID-19

Rabu, 15 Juli 2020 - 07:39 WIB
loading...
Pakar Epidemiologi Sebut...
Pakar Epidemiologi dari Universitas Indonesia (UI) Syahrizal Syarif mengatakan banyak ditemukannya karyawan kantor positif Corona merupakan imbas dari pelonggaran yang memperbolehkan bekerja secara tatap muka di kantor. Foto/IKPBNU
A A A
JAKARTA - Dalam beberapa hari belakangan fenomena kasus pegawai perkantoran baik di institusi negara ataupun perusahaan swasta positif COVID-19 kembali ditemukan. Muncul kekhawatiran perkantoran menjadi klaster baru penyebaran COVID-19.

Menangapi hal tersebut, Pakar Epidemiologi dari Universitas Indonesia (UI) Syahrizal Syarif mengatakan banyak ditemukannya karyawan kantor positif Corona merupakan imbas dari pelonggaran yang memperbolehkan bekerja secara tatap muka di kantor. (Baca juga: Gugus Tugas Sebut Zona Hijau Covid-19 Turun Jadi 102 Kabupaten dan Kota)

"Pelonggaran seperti ini kan sudah pasti akan meningkatakan prevensi pertemuan orang tatap muka," ujar Syahrizal ketika dihubungi, Rabu (15/7/2020).

Dia pun tak memungkiri saat ini kantor menjadi tempat berisiko terjadi penularan COVID-19. Meskipun beberapa tempat lain mempunyai risiko lebih tinggi lagi.

"Iya (termasuk berisiko) walaupun sebetulnya tidak setinggi misalnya pabrik, pondok pesantren atau sekolah berasrama," imbuhnya.

Lebih lanjut, Syahrizal mengatakan jika masyarakat patuh menaati protokol kesehatan seperti menggunakan masker saat bekerja, maka potensi penularan COVID-19 pun menjadi bekurang. Hanya saja, masyarakat kerap abai dengan penggunaan masker. Hal inilah membuat penularan menjadi cepat karena saling bertatap muka.

"Kalau semua orang di kantor menggunakan (masker) dalam bekerja kemungkinan tertular di bawah 5 persen. Masalahnya mereka ketemu temen lama, temen yang udah biasa rasanya kalau ketemu temen enggak apa-apa, ya susah," katanya.

"Dan itu ketemu setiap hari, makan bareng, kerja bareng dan jalan bareng itu problem. Artinya dalam situasi seperti sekarang dimana wabah itu fluktuatif," imbuhya.

Diketahui sebelumnya sebanyak tujuh pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) positif terinfeksi virus Corona (COVID-19) medio Mei hingga Juli 2020. Dari tujuh pegawai tersebut, lima di antaranya dinyatakan sudah sembuh dan dua lainnya masih dikarantina, baik di rumah sakit maupun mandiri. (Baca juga: Jokowi: Pandemi Harus Dimanfaatkan untuk Lakukan Lompatan Kemajuan)

Kemudian seorang pegawai Lembaga Administrasi Negara (LAN) meninggal dunia akibat terinfeksi COVID-19. Korban atas nama Dian Alin Mulyasari yang bertugas sebagai Analis Kebijakan Muda sekaligus Koordinator Humas dan Protokol LAN.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspadai Lagi Covid-19,...
Waspadai Lagi Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Prokes dan Hidup Sehat
Saran Epidemiolog Cegah...
Saran Epidemiolog Cegah Lonjakan Covid-19 saat Libur Nataru
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Menko Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Panik
Bupati Bengkulu Selatan...
Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Korupsi Dana Covid-19
Presiden Jokowi: Kalau...
Presiden Jokowi: Kalau Sudah Masuk Endemi, Kena Covid-19 Bayar
Presiden Jokowi Segera...
Presiden Jokowi Segera Cabut Status Pandemi Covid-19
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Rekomendasi
Puasa Tasua dan Asyura,...
Puasa Tasua dan Asyura, Mana yang Lebih Utama?
Belanda Pesta Gol, Swedia...
Belanda Pesta Gol, Swedia Dibantai 5-1 di Houston
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Berita Terkini
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Infografis
Waspada, Kasus COVID-19...
Waspada, Kasus COVID-19 Meningkat 2 Kali Lipat di Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved