Menristek: Indonesia Produksi Rapid Test dengan Akurasi di Atas 90%

Rabu, 15 Juli 2020 - 06:11 WIB
loading...
Menristek: Indonesia...
Menristek sekaligus Kepala BRIN, Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa pihaknya tengah memproduksi alat rapid test COVID-19 dengan tingkat akurasi di atas 90%. Foto/SINDOphoto
A A A
JAKARTA - Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) sekaligus Kepala Badan Riset Nasional (BRIN), Bambang Brodjonegoro (Bambrodj) mengatakan bahwa pihaknya tengah memproduksi alat rapid test COVID-19 dengan tingkat akurasi di atas 90%. Selain itu, pihaknya juga mengembangkan RT-LAMP yang merupakan alat test dengan akurasi mirip PCR dan dapat menguji 100 sampel liur dalam waktu 1 jam.

Hal ini diungkapkan Bambang dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi IX DPR, Menteri Kesehatan (Menkes), Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dan Biofarma di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (14/7/2020) malam. (Baca juga: Indonesia Gandeng China dan Korsel Kembangkan Vaksin Covid-19)

“Rapid test ini ini mudah digunakan mengambil darah dari ujung jari kita dan kemudian tingkat keakuratan sudah dites di atas 90 persen. Yang paling penting ini menggunakan isolat virus yang bertransmisi di Indonesia,” kata Bambrodj dalam Raker.

Menurut Bambrodj, rapid test kit ini sudah diproduksi oleh dua perusahaan di Indonesia yakni, PT Hepatika Mataram (cek) yang berlokasi di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Prodia. Pada bulan ini produksinya sudah 200 ribu unit dan bulan depan ditargetkan produksi 400 ribu unit.

“Dan kami terus mencari partner industri lain karena Pak Presiden menegaskan bahwa rapid test tidak perlu impor lagi,” katanya.

Selain itu, dia menambahkan bahwa harga rapid test kit ini kompetitif ketimbang rapid test lainnya. Yakni, hanya Rp75 ribu per tes.

Kemudian, sambung Bambrodj, pihaknya juga tengah mengembangkan RT-LAMP. Ini merupakan alat tes COVID-19 tetapi memiliki kemampuan dan sensivitasnya hampir serupa dengan PCR. Dan waktu pemeriksaan atau reaksinya 1 jam. Harganya pun Rp10 juta rupiah per 100 reaksi yang sampelnya diambil dari air liur dan kemudian hasilnya dapat diketahui dalam 1 jam apakah positif atau negatif. (Baca juga: Rusia-Indonesia Sepakat Kerjasama Kembangkan Vaksin dan Obat Covid-19)

“Mudah-mudahan temuan yang dilead oleh LIPI ini bisa menjadi solusi percepatan tes level PCR. Kami akan terus melakukan pengujian, kebetulan di labor BSL3 LIPI sudah melakukan kultur virus,” paparnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BGN: Alat Rapid Test...
BGN: Alat Rapid Test Cegah Keracunan MBG Sudah Diterapkan di SPPG Polri
Waspadai Lagi Covid-19,...
Waspadai Lagi Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Prokes dan Hidup Sehat
Saran Epidemiolog Cegah...
Saran Epidemiolog Cegah Lonjakan Covid-19 saat Libur Nataru
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Menko Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Panik
Bupati Bengkulu Selatan...
Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Korupsi Dana Covid-19
Presiden Jokowi: Kalau...
Presiden Jokowi: Kalau Sudah Masuk Endemi, Kena Covid-19 Bayar
Waspada Virus Hanta,...
Waspada Virus Hanta, Menkes Budi Minta Screening ke WHO, Siapkan Rapid Test dan PCR
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekomendasi
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Berita Terkini
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Hadiri Munas-Konbes...
Hadiri Munas-Konbes NU 2026, Prabowo Apresiasi Peran Strategis NU bagi Bangsa
2 Peserta Latsarmil...
2 Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Kemhan: Bakal Dievaluasi Menyeluruh
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved