Jokowi Ungkap Alasannya Tak Lockdown: Enggak Ada 3 Minggu Pasti Rusuh
Rabu, 01 Februari 2023 - 13:32 WIB
loading...
A
A
A
Dia bersyukur pandemi Covid-19 di Indonesia bisa dikendalikan tanpa menerapkan lockdown. "Kembali lagi kita memang harus bersyukur. Pandemi bisa dikendalikan tanpa lockdown (total). Itu dulu kalau survei satu ruangan saat awal pandemi pasti 90 persen minta lockdown semua. Utamanya yang menengah ke atas. Menteri juga sama 80 persen lockdown," katanya.
Jokowi meminta semua pelaku usaha kini lebih optimistis dalam menghadapi 2023 dan tetap melakukan peningkatan investasi dengan bijaksana dan tetap mengutamakan kewaspadaan. "Dari sisi ekonomi, kita harus optimis. Di 2022 year on year kita di angka 5,2 sampai 5,3 persen. Inflasi masih terkendali di 5,5 persen. Kita tetap harus hati-hati dan waspada. Tadi pagi saya dapat informasi, tekanan ekonomi global terhadap ekonomi kita sudah mereda. Apa yang kita takutkan banyak tidak terjadi. Ini patut kita syukuri," pungkasnya.
Jokowi dalam kegiatan itu didampingi sejumlah menteri, di antaranya Menteri BUMN Erick Thohir, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.
Jokowi meminta semua pelaku usaha kini lebih optimistis dalam menghadapi 2023 dan tetap melakukan peningkatan investasi dengan bijaksana dan tetap mengutamakan kewaspadaan. "Dari sisi ekonomi, kita harus optimis. Di 2022 year on year kita di angka 5,2 sampai 5,3 persen. Inflasi masih terkendali di 5,5 persen. Kita tetap harus hati-hati dan waspada. Tadi pagi saya dapat informasi, tekanan ekonomi global terhadap ekonomi kita sudah mereda. Apa yang kita takutkan banyak tidak terjadi. Ini patut kita syukuri," pungkasnya.
Jokowi dalam kegiatan itu didampingi sejumlah menteri, di antaranya Menteri BUMN Erick Thohir, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.
(rca)
Lihat Juga :