Jokowi Ungkap Alasannya Tak Lockdown: Enggak Ada 3 Minggu Pasti Rusuh

Rabu, 01 Februari 2023 - 13:32 WIB
loading...
Jokowi Ungkap Alasannya...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan sambutan dalam kegiatan Mandiri Investment Forum 2023 di Senayan, Jakarta, Rabu (1/2/2023). Foto/MPI/Carlos Roy Fajarta
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) mengungkapkan alasannya tidak melakukan lockdown pada awal pandemi Covid-19 . Dia memprediksi kerusuhan terjadi jika menerapkan lockdown atau karantina wilayah.

Menurut Jokowi, langkah pemerintah dalam melakukan kebijakan PSBB atau PPKM berbasis wilayah dan ruang lingkup terbatas amat penting karena masih membuat roda ekonomi khususnya dari masyarakat bawah bisa tetap berjalan dan tidak menimbulkan kerusuhan.

"Tapi kan kita menghitung masyarakat yang lain. Begitu kita lockdown (total) hitung-hitungan saya saat itu enggak ada tiga minggu pasti rusuh. Karena stok mereka tidak akan bisa lebih dari itu. Sehingga meski saat itu gagap gugup tapi saya masih tenang, jernih dan bisa memutuskan dan hamdalah tidak keliru," kata Jokowi saat memberikan sambutan dalam kegiatan Mandiri Investment Forum 2023 di Senayan, Jakarta, Rabu (1/2/2023).

Baca juga: Urusi Awal Pandemi Covid-19, Jokowi Sebut Dirinya Tak Pernah Tidur



Dia bersyukur pandemi Covid-19 di Indonesia bisa dikendalikan tanpa menerapkan lockdown. "Kembali lagi kita memang harus bersyukur. Pandemi bisa dikendalikan tanpa lockdown (total). Itu dulu kalau survei satu ruangan saat awal pandemi pasti 90 persen minta lockdown semua. Utamanya yang menengah ke atas. Menteri juga sama 80 persen lockdown," katanya.

Jokowi meminta semua pelaku usaha kini lebih optimistis dalam menghadapi 2023 dan tetap melakukan peningkatan investasi dengan bijaksana dan tetap mengutamakan kewaspadaan. "Dari sisi ekonomi, kita harus optimis. Di 2022 year on year kita di angka 5,2 sampai 5,3 persen. Inflasi masih terkendali di 5,5 persen. Kita tetap harus hati-hati dan waspada. Tadi pagi saya dapat informasi, tekanan ekonomi global terhadap ekonomi kita sudah mereda. Apa yang kita takutkan banyak tidak terjadi. Ini patut kita syukuri," pungkasnya.

Jokowi dalam kegiatan itu didampingi sejumlah menteri, di antaranya Menteri BUMN Erick Thohir, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Hanya Mantan Presiden...
Tak Hanya Mantan Presiden dan Wapres, Prabowo Juga Undang Ketum Parpol hingga Eks Menlu
Polemik Utang Kereta...
Polemik Utang Kereta Cepat Whoosh, Jokowi Ungkap Keuntungan Sosial
Datangi Mako Brimob...
Datangi Mako Brimob di Kwitang, Pangkostrad: Mudah-mudahan Cepat Membaik
Prabowo Beberkan Pencapaian...
Prabowo Beberkan Pencapaian Presiden Indonesia dari Soekarno hingga Jokowi di Sidang Tahunan MPR
Kesaksian Eks Dokter...
Kesaksian Eks Dokter Jaga IGD RSCM Ani Hasibuan saat Tragedi 1998: Narasi Pemerkosaan Massal Tak Sesuai Fakta Medis
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Rekomendasi
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Daya Tarik Menarik Thailand:...
Daya Tarik Menarik Thailand: Eksplorasi Kota Bangkok dan Keindahan Pesisir Pattaya
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved