Jaksa Tolak Seluruh Argumen Pleidoi Kuat Ma'ruf

Jum'at, 27 Januari 2023 - 12:15 WIB
loading...
Jaksa Tolak Seluruh...
Terdakwa Kuat Maruf mendengarkan replik dalam sidang lanjutan dugaan kasus pembunuhan Brigadir J, Jumat (27/1/2023). FOTO/MPI/ARI SANDITA
A A A
JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan replik atas pleidoi terdakwa Kuat Ma'ruf dalam sidang lanjutan dugaan kasus pembunuhan Brigadir J, Jumat (27/1/2023). Jaksa menolak seluruh argumentasi pengacara Kuat.

"Setelah tim jaksa mempelajari dan mencermati dengan seksama pleidoi penasihat hukum semakin kokoh lah pendirian dan keyakinan tim jaksa atas surat tuntutan yang telah dibacakan pada sidang hari Senin, 16 Januari 2023," kata Jaksa Sugeng Hariyadi di persidangan, Jumat (27/1/2023).

Menurutnya, pleidoi tim penasihat hukum terdakwa Kuat Ma'ruf didasarkan pada penilaian objektif guna membebaskan terdakwa dari tuntutan hukum yang terdakwa telah dilakukan. Hal tersebut akan dibuktikan kembali tim jaksa dalam repliknya itu dan juga merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan dari surat tuntutan yang telah dibacakan.

"Pada intinya, kami selaku tim Penuntut Umum menolak atas seluruh argumentasi penasihat hukum di dalam pleidoinya dikarenakan serangan fakta yang mereka kemukakan merupakan fakta yang semu dan parsial yang diperoleh dari keterangan para saksi dan ahli yang hanya mendukung argumentasi mereka saja," tuturnya.

Keterangan di dalam pleidoi itu tidaklah menggambarkan fakta yang sebenarnya terjadi. Sebabnya, apabila tim penasihat hukum menguraikan seluruh fakta persidangan secara utuh, maka akan dapat terlihat suatu kenyataan yang bertolak belakang dengan apa yang dikemukakan.

"Baik oleh tim penasihat hukum di dalam pleidoi mereka yang telah jelas menunjukan adanya keturutsertaan terdakwa Kuat Ma'ruf dalam tindak pidana pembunuhan yang direncanakan terlebih dahulu," kata Jaksa.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
JPU Tolak Seluruh Pledoi...
JPU Tolak Seluruh Pledoi Nadiem, Ada Niat Jahat dalam Kasus Chromebook
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Bacakan Pleidoi, Nadiem:...
Bacakan Pleidoi, Nadiem: Proyek Chrome Hemat Negara Rp3,9 Triliun, Bukan Merugikan
Nadiem Bacakan Pledoi:...
Nadiem Bacakan Pledoi: Usai Terima Bintang Mahaputra Adipradana Dihadiahi Jeruji Besi
Oditur Militer Minta...
Oditur Militer Minta Majelis Hakim Tolak Pledoi Terdakwa Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Ini Hal yang Memberatkan...
Ini Hal yang Memberatkan dan Meringankan 3 Anggota Kopassus Terdakwa Pembunuhan Kacab Bank
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hasil Autopsi Ungkap...
Hasil Autopsi Ungkap Balita di Bekasi Tewas dengan 32 Tusukan
Rekomendasi
5 Pemimpin Muslim yang...
5 Pemimpin Muslim yang Jenazahnya Diawetkan sebelum Dimakamkan, Ali Khamenei Paling Lama
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 1,06% ke Level 5.806
Rakernas XVIII APEKSI...
Rakernas XVIII APEKSI Hasilkan 10 Rekomendasi untuk Perkuat Pembangunan Perkotaan
Berita Terkini
Uang Ratusan Juta Disita...
Uang Ratusan Juta Disita KPK dari OTT Bupati Langkat Syah Afandin
Syah Afandin Dinonaktifkan...
Syah Afandin Dinonaktifkan dari Ketua DPW PAN Sumut usai Kena OTT KPK
OTT KPK di Sumut, 7...
OTT KPK di Sumut, 7 Orang Ditangkap Termasuk Bupati Langkat
DPR Soroti Penggunaan...
DPR Soroti Penggunaan Helikopter KPU, Harap Bisa Dapat Sanksi Tegas
Ubedilah Badrun: Kritik...
Ubedilah Badrun: Kritik Rocky Gerung pada Tiyo Ardianto Itu Keliru
Operasional Haji 2026...
Operasional Haji 2026 Selesai, Menhaj: Seluruh Jemaah Sudah Kembali ke Tanah Air
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Tolak Rencana Israel Menyerang Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved