Kunjungi Sekber Gerindra-PKB, Nasdem: Kami Tetap Bersama Demokrat-PKS
Jum'at, 27 Januari 2023 - 08:05 WIB
loading...
A
A
A
Ali mengungkapkan bagi Partai Nasdem tidak penting siapa figur cawapres yang akan mendampingi Anies Baswedan. Menurutnya cawapres harus sesuai dengan kriteria dan menuntun Anies menjadi pemenang di Pilpres 2024.
“Kita tidak mau, jangan bicara dulu tentang orang. Jadi jangan kemudian ya saya bergabung, saya mau ini ya. Saya bergabung saya minta ini. Artinya ini kan mengunci. Pertanyaannya kalau tidak dengan itu apakah mau tetap dukung Anies. Jadi kalau itu tidak diterima Koalisi Perubahan tidak terjadi, artinya itu saling mengunci. Itu yang sejak awal saya katakan bahwa Nasdem menghindari itu," pungkas Ahmad Ali.
Sebagaimana diketahui, Partai Nasional Demokrat (Nasdem) pada 3 Oktober 2022 lalu telah mendeklarasikan dukungan kepada Anies Baswedan sebagai Calon Presiden untuk Pilpres 2024.
Ketiga partai tersebut berencana akan mendeklarasikan Koalisi Perubahan yang beranggotakan Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Demokrat tengah pada 10 November 2022 silam untuk memiliki kesamaan persepsi terkait Capres Anies Baswedan. Namun rencana tersebut urung dilaksanakan.
Tim dari koalisi perubahan disebutkan masih terus melakukan diskusi dan diharapkan dapat dirampungkan pada Februari 2023 mendatang.
Untuk kandidat Cawapres Anies Baswedan dari Partai Demokrat menjagokan nama Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sedangkan dari PKS menjagokan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Ahmad Heryawan (Aher). [Carlos Roy Fajarta]
“Kita tidak mau, jangan bicara dulu tentang orang. Jadi jangan kemudian ya saya bergabung, saya mau ini ya. Saya bergabung saya minta ini. Artinya ini kan mengunci. Pertanyaannya kalau tidak dengan itu apakah mau tetap dukung Anies. Jadi kalau itu tidak diterima Koalisi Perubahan tidak terjadi, artinya itu saling mengunci. Itu yang sejak awal saya katakan bahwa Nasdem menghindari itu," pungkas Ahmad Ali.
Sebagaimana diketahui, Partai Nasional Demokrat (Nasdem) pada 3 Oktober 2022 lalu telah mendeklarasikan dukungan kepada Anies Baswedan sebagai Calon Presiden untuk Pilpres 2024.
Ketiga partai tersebut berencana akan mendeklarasikan Koalisi Perubahan yang beranggotakan Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Demokrat tengah pada 10 November 2022 silam untuk memiliki kesamaan persepsi terkait Capres Anies Baswedan. Namun rencana tersebut urung dilaksanakan.
Tim dari koalisi perubahan disebutkan masih terus melakukan diskusi dan diharapkan dapat dirampungkan pada Februari 2023 mendatang.
Untuk kandidat Cawapres Anies Baswedan dari Partai Demokrat menjagokan nama Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sedangkan dari PKS menjagokan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Ahmad Heryawan (Aher). [Carlos Roy Fajarta]
(muh)
Lihat Juga :