Polri: Anton Gobay Hendak Kirim Senpi Ilegal ke Papua Lewat Jalur Laut
Kamis, 26 Januari 2023 - 18:28 WIB
loading...
A
A
A
"Karena yang bersangkutan (Anton Gobay) melakukan kejahatan di luar negeri, kami menghormati sekali atas aturan yang ada di Filipina," katanya.
Sebelumnya diketahui, Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto menyebut bahwa pihaknya akan ikut menelusuri aliran dana terkait dengan kasus jual-beli senjata api (senpi) ilegal Pilot Anton Gobay yang ditangkap di Filipina.
"Pasti akan ditelusuri duitnya dari mana," ujar Agus di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023).
Diketahui, Anton Gobay diduga membeli 10 pucuk senpi laras panjang jenis M4 kaliber 5.56, senilai 50.000 Peso tanpa amunisi. Serta, dua pucuk senpi laras pendek merek Ingram 9mm, senilai 45.000 Peso tanpa amunisi. Baca juga: Polri Usut Jaringan Penyelundup Senpi dari Filipina ke Indonesia lewat Anton Gobay
Dalam hal ini, Anton Gobay diduga membeli senpi untuk mendukung gerakan terorisme Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. Anton Gobay diketahui bekerja sebagai pilot yang bekerja di Filipina. Pihak Polri saat ini sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait di Filipina.
Sebelumnya diketahui, Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto menyebut bahwa pihaknya akan ikut menelusuri aliran dana terkait dengan kasus jual-beli senjata api (senpi) ilegal Pilot Anton Gobay yang ditangkap di Filipina.
"Pasti akan ditelusuri duitnya dari mana," ujar Agus di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023).
Diketahui, Anton Gobay diduga membeli 10 pucuk senpi laras panjang jenis M4 kaliber 5.56, senilai 50.000 Peso tanpa amunisi. Serta, dua pucuk senpi laras pendek merek Ingram 9mm, senilai 45.000 Peso tanpa amunisi. Baca juga: Polri Usut Jaringan Penyelundup Senpi dari Filipina ke Indonesia lewat Anton Gobay
Dalam hal ini, Anton Gobay diduga membeli senpi untuk mendukung gerakan terorisme Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. Anton Gobay diketahui bekerja sebagai pilot yang bekerja di Filipina. Pihak Polri saat ini sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait di Filipina.
(kri)
Lihat Juga :