Polri: Anton Gobay Hendak Kirim Senpi Ilegal ke Papua Lewat Jalur Laut

Kamis, 26 Januari 2023 - 18:28 WIB
loading...
Polri: Anton Gobay Hendak...
Kadivhubinter Mabes Polri Irjen Pol Krishna Murti mengatakan Anton Gobay yang ditangkap lantaran membeli senjata ilegal di Filipina hendak mengirimkannya ke Papua lewat jalur laut. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Tersangka pemasok senjata api kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, Anton Gobay yang ditangkap lantaran membeli senjata ilegal di Filipina hendak mengirimkannya ke Papua lewat jalur laut. Hal itu berdasarkan hasil penyelidikan Polri dengan Kepolisian Filipina.

"Tim sudah kembali dari Filipina, dari hasil penyelidikan sementara memang Anton Gobay berusaha untuk membeli senjata itu guna dikirimkan ke Papua melalui jalur laut," ujar Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadivhubinter) Mabes Polri Irjen Pol Krishna Murti di Kantor Bea Cukai, Jakarta Timur, Kamis (26/1/2023). Baca juga: Anton Gobay Ditangkap di Filipina, Ngaku Simpatisan Organisasi Papua Merdeka

Krishna mengungkapkan Anton Gobay sudah ditangkap kedua kalinya dengan berkoordinasi dengan pihak kepolisian Filipina. Menurutnya, Anton Gobay membeli 10 senjata api laras panjang dan dua senjata api laras pendek.

"Saat ini Anton Gobay sedang dalam proses sidang oleh otoritas Filipina," terang Krishna.

Dilanjurkan Krishna, lantaran Anton Gobay melakukan tindakan kriminal di wilayah otoritas hukum Filipina, pihaknya menghormati proses hukum yang berjalan di sana. Selain kasus ini, pihak Polri juga telah bekerja sama dengan Kepolisian Filipina terkait kasus penyelundupan senjata api ilegal di Minahasa Utara, Sulawesi Utara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Boni Hargens Lihat Polri...
Boni Hargens Lihat Polri Makin Humanis: Kunci Stabilitas Sosial Politik
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Anggota Polri yang Duduki...
Anggota Polri yang Duduki Jabatan di Luar Struktur Tak Perlu Mundur selama Penugasan Negara
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Rekomendasi
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Berita Terkini
PKB Instruksikan DPC...
PKB Instruksikan DPC dan DPW Berdialog dengan Mahasiswa
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Kebebasan Berpendapat,...
Kebebasan Berpendapat, Rembuk Pemuda Ajak Generasi Muda Rawat Nilai Intelektual
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved