Pengamat: Ada Oligarki di Balik Desakan Perpanjangan Masa Jabatan Kades
Rabu, 25 Januari 2023 - 09:49 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Power ini di daerah demokrasi tergerus keinginan segelintir elite penguasa yang bukan mewakili kepentingan rakyat langsung. ”Kita bisa melihat siapa saja aktor-aktor intelektual di balik tuntutan itu. Sekarang peran penting ada di tangan DPR mau disahkan atau tidaknya,” ujar dia.
Hal yang sama diungkapkan pengamat politik Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta Sunaji Zamroni. Menururt dia, bahwa perpanjangan masa jabatan kepala desa menjadi sembilan tahun tidak masuk akal.
Dia mengingatkan bahwa masa jabatan seorang pejabat tidak perlu terlalu lama karena akan merasa lebih berkuasa dan kemungkinan mengundang banyak risiko.
“Jangankan sembilan tahun, yang enam tahun saja argumentasi dan alasannya belum jelas. Jika sekarang ditarik ke angka sembilan asumsi yang dibangun itu sebenarnya sudah nggak make sense juga,” kata Naji, dikutip dari NU Online, Rabu (25/1/2023).
Hal yang sama diungkapkan pengamat politik Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta Sunaji Zamroni. Menururt dia, bahwa perpanjangan masa jabatan kepala desa menjadi sembilan tahun tidak masuk akal.
Dia mengingatkan bahwa masa jabatan seorang pejabat tidak perlu terlalu lama karena akan merasa lebih berkuasa dan kemungkinan mengundang banyak risiko.
“Jangankan sembilan tahun, yang enam tahun saja argumentasi dan alasannya belum jelas. Jika sekarang ditarik ke angka sembilan asumsi yang dibangun itu sebenarnya sudah nggak make sense juga,” kata Naji, dikutip dari NU Online, Rabu (25/1/2023).
(muh)
Lihat Juga :