Muhammadiyah: Politisi Swedia Pembakar Al-Qur'an Tak Boleh Injakkan Kaki di Indonesia

Senin, 23 Januari 2023 - 14:16 WIB
loading...
Muhammadiyah: Politisi...
PP Muhammadiyah meminta politisi asal Swedia Rasmus Paludan dihukum tidak boleh menginjakkan kaki di Indonesia. Foto/EPA/Fredrik Sandberg/TT
A A A
JAKARTA - Sekretaris PP Muhammadiyah Izzul Muslimin meminta politisi asal Swedia yakni Rasmus Paludan dihukum tidak boleh menginjakkan kaki di Indonesia. Sebab, tindakan Rasmus membakar Al-Qur’an mengundang provokasi bagi umat muslim.

Izzul mengatakan, sikap Rasmus Paludan yang mengundang gejolak kemarahan bagi negara-negara muslim perlu mendapatkan hukuman. Yang paling memungkinkan dilakukan pemerintah Indonesia yakni, memblacklist nama tersebut.

"Kalau Indonesia yang paling memungkinkan dilakukan adalah menjadikan yang bersangkutan Persona Non Grata atau orang yang tidak bisa diterima datang ke Indonesia, dengan tindakan-tindakannya yang bisa menimbulkan provokasi itu," ujar Izzul, Senin (23/1/2023).

Baca juga: 1,5 Miliar Muslim Terluka, Reaksi Dunia Atas Pembakaran Al-Quran di Swedia

Tak hanya itu, kata Izzul, dunia internasional juga perlu menghukum politisi tersebut. Namun, terkait apa yang dilayangkan, perlu melewati perundingan terlebih dahulu antar negara-negara tersebut.

"Kalau internasional, tentunya nanti ini harus ada kesepakatan di antara negara negara itu, hanya mungkin untuk kita di Indonesia posisinya yang paling memungkinkan adalah yang bersangkutan menjadi orang yang tidak bisa diterima di Indonesia," paparnya.

Baca juga: Ketua MUI Kutuk Pembakaran Salinan Al-Qur'an oleh Politikus Anti Islam Denmark
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah...
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah Perkuat Literasi Data dan Keuangan untuk Dorong Kesejahteraan Masyarakat
Menlu dan Ketua MPR...
Menlu dan Ketua MPR Bawa Delegasi PBNU-Muhammadiyah ke Pemakaman Ali Khamenei
Pertajam DIM RUU Pemilu,...
Pertajam DIM RUU Pemilu, DPR Buka Peluang Kunjungi NU, Muhammadiyah, hingga Walubi
Din Syamsuddin Ungkap...
Din Syamsuddin Ungkap Bung Karno Tokoh Dikagumi Dunia Internasional
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Muktamar XIX Pemuda...
Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah, Affandi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Intelektual
Motivasi 2.000 Pelajar...
Motivasi 2.000 Pelajar Muhammadiyah, Mentan Amran: Struggle Now, Enjoy Your Life-Enjoy Now, Struggle for Life
Perkuat Akses Pendidikan,...
Perkuat Akses Pendidikan, UMJ Resmikan Kampus Tulang Bawang Lampung
Pramono Sebut Modernisasi...
Pramono Sebut Modernisasi Halalbihalal Dilakukan oleh Muhammadiyah
Rekomendasi
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap Psikologi Presiden Trump Lebih Penting Dibandingkan Biaya Politik
Miskah Umumkan Kehamilan...
Miskah Umumkan Kehamilan Anak Kedua, Sudah 4 Bulan
Jennie BLACKPINK Unggah...
Jennie BLACKPINK Unggah Foto Mesra dengan Pria Misterius, Pacar Baru?
Berita Terkini
Sekjen PKS: Pemilih...
Sekjen PKS: Pemilih Muda Jadi Kunci, Kader Harus Siap Menangkan Pemilu 2029
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
DPR Minta KPK Transparan...
DPR Minta KPK Transparan Usut Kasus Dugaan Gratifikasi Menhut
Pengamat Respons Pernyataan...
Pengamat Respons Pernyataan Hotman Paris: Penetapan Tersangka Tak Perlu Izin ke Presiden
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah...
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah Perkuat Literasi Data dan Keuangan untuk Dorong Kesejahteraan Masyarakat
Pengalihan Kasus Febrie...
Pengalihan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung, YLBHI Desak KPK Ambil Alih Penyidikan
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved