Sandiaga: Pejabat Itu Harus Mau Dengarkan Tweet Jahat dari Netizen sebagai Masukan
Jum'at, 20 Januari 2023 - 17:50 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Strategi Sandiaga Uno Tingkatkan Kunjungan Wisatawan di 2023
“Saat kita bekerja, karena sektornya pariwisata, orang melihat, wah ini kita lagi halan-halan (jalan-jalan), lagi berwisata. Tapi saatnya kita berwisata, misalnya Sabtu-Minggu bersama keluarga harus digabungkan dengan pekerjaan. Karena pekerjaan kita sektornya itu,” katanya.
Sandiaga menambahkan, sebagai seorang pejabat, yang terpenting menjadi fokus adalah kerja dengan niat yang lurus. Harus ada perbedaan antara pekerjaan dengan urusan pribadi.
“Jadi yang terpenting niatnya. Niat kita harus lurus, bahwa ini berkontribusi kepada bangsa dan negara. Saya sangat tegas dalam pemisahan ini adalah pekerjaan saya, pariwisata dan ekonomi kreatif. Ada 30 sub sektor mulai dari hotel, restoran, cafe sampai ke biro perjalanan wisata, kuliner,” jelasnya.
“Dari DM-DM itu, dari komen-komen yang kadang-kadang jahat-jahat itu, ya kita mendapatkan satu inspirasi. Nggak boleh terlalu penuh dengan arogansi,” ucapnya.
“Saat kita bekerja, karena sektornya pariwisata, orang melihat, wah ini kita lagi halan-halan (jalan-jalan), lagi berwisata. Tapi saatnya kita berwisata, misalnya Sabtu-Minggu bersama keluarga harus digabungkan dengan pekerjaan. Karena pekerjaan kita sektornya itu,” katanya.
Sandiaga menambahkan, sebagai seorang pejabat, yang terpenting menjadi fokus adalah kerja dengan niat yang lurus. Harus ada perbedaan antara pekerjaan dengan urusan pribadi.
“Jadi yang terpenting niatnya. Niat kita harus lurus, bahwa ini berkontribusi kepada bangsa dan negara. Saya sangat tegas dalam pemisahan ini adalah pekerjaan saya, pariwisata dan ekonomi kreatif. Ada 30 sub sektor mulai dari hotel, restoran, cafe sampai ke biro perjalanan wisata, kuliner,” jelasnya.
“Dari DM-DM itu, dari komen-komen yang kadang-kadang jahat-jahat itu, ya kita mendapatkan satu inspirasi. Nggak boleh terlalu penuh dengan arogansi,” ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :