Komisi VI DPR Kecewa Mendag Zulkifli Hasan Kembali Tunda Raker
Rabu, 14 Desember 2022 - 20:45 WIB
Deddy melihat masa ini adalah saat yang krusial. Komisi VI ingin memastikan anggaran terserap dan pemerintah telah bersiap dalam ketersediaan serta pengendalian harga barang pokok penting bagi rakyat.
"Akan tetapi, kali ini Komisi VI tidak bisa melaksanakan kedua agenda penting tersebut karena sikap Menteri Perdagangan yang cenderung memutus komunikasi dan secara sepihak membatalkan rapat," kata legislator dari Dapil Kalimantan Utara ini.
Selama pemerintahan Jokowi, menurut Deddy, baru kali ini Mendag berperilaku tidak kooperatif. Sebelumnya tidak pernah ada masalah dalam komunikasi atau kerja sama antara Komisi IV DPR dengan Mendag. "Yang ini beda. Seharusnya sebagai orang politik dan mantan legislator, Mendag paham tugas konstitusional dan pentingnya kemitraan yang saling menghormati satu sama lain," imbuh politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.
Atas situasi ini, Deddy meminta kepada Presiden Jokowi mengingatkan para pembantunya yang tidak melaksanakan kewajiban dengan sungguh-sungguh dan berniat baik. "Saya berharap agar Presiden mengingatkan Menteri Perdagangan tentang pentingnya hubungan harmonis antara Kementerian dengan mitranya di DPR," kata Deddy.
"Akan tetapi, kali ini Komisi VI tidak bisa melaksanakan kedua agenda penting tersebut karena sikap Menteri Perdagangan yang cenderung memutus komunikasi dan secara sepihak membatalkan rapat," kata legislator dari Dapil Kalimantan Utara ini.
Selama pemerintahan Jokowi, menurut Deddy, baru kali ini Mendag berperilaku tidak kooperatif. Sebelumnya tidak pernah ada masalah dalam komunikasi atau kerja sama antara Komisi IV DPR dengan Mendag. "Yang ini beda. Seharusnya sebagai orang politik dan mantan legislator, Mendag paham tugas konstitusional dan pentingnya kemitraan yang saling menghormati satu sama lain," imbuh politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.
Atas situasi ini, Deddy meminta kepada Presiden Jokowi mengingatkan para pembantunya yang tidak melaksanakan kewajiban dengan sungguh-sungguh dan berniat baik. "Saya berharap agar Presiden mengingatkan Menteri Perdagangan tentang pentingnya hubungan harmonis antara Kementerian dengan mitranya di DPR," kata Deddy.
(abd)
Lihat Juga :