Pengangguran Usia Muda Banyak, Pemerintah Diminta Sediakan Pelatihan

Jum'at, 10 Juli 2020 - 09:28 WIB
Masalahnya saat ini, industri sedang lesu sehingga nyaris tidak bisa menyerap tenaga kerja. Politisi Partai Gerindra itu menjelaskan awal pandemi Covid-19 yang terdampak adalah pariwisata dan penerbangan. Dampaknya terus berlanjut ke sektor ritel dan sekarang industri otomotif.

Kabar gembiranya beberapa negara sudah mulai membuka dan menggerakkan perekonomiannya kembali. Obon menerangkan pemerintah harus mempermudahkan penyediaan bahan baku dari luar negeri. Tak bisa dimungkiri, Indonesia masih ketergantungan bahan baku dari luar negeri.

“Jangka panjangnya, mendorong pembentukan industri pembuatan komponen dan bahan baku yang lain di Indonesia. Ke depan momentum memperbaiki,” ucapannya.

Obon menerangkan pandemi Covid-19 ini membuat upaya mendongkrak daya beli masyarakat menjadi dilematis. Di satu sisi, peningkatan daya beli akan menghidupkan perekonomian dan membuka lapangan kerja. Di sisi lain, penyebaran virus Sars Cov-II masih terjadi dan jumlah kasus positif Covid-19 makin banyak.

“Kalau dibuka dan bebas dengan protokol kesehatan, dalam praktiknya tidak begitu. Industri enggak mungkin satu orang dikasih jarak, space-nya enggak mungkin,” tuturnya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!